Venezuela Tetapkan Tujuh Hari Berkabung Nasional, Korban Tewas Gempa Capai 2.295 Jiwa
VIVIA MEDIA — Satu pekan setelah gempa kembar mengguncang Venezuela, harapan untuk menemukan korban selamat kian memudar. Jumlah korban tewas tercatat mencapai 2.295 jiwa, sementara puluhan ribu warga masih dinyatakan hilang dan sebagian besar penduduk yang selamat kini bergulat dengan krisis pangan yang parah.
Dilansir dari France24, Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez, pada Rabu (1/7/2026) resmi menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari sebagai penghormatan bagi para korban. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan duka mendalam atas kehilangan besar yang dialami bangsanya.
"Jiwa Venezuela tercabik oleh hilangnya begitu banyak nyawa,"
Korban Jiwa dan Kerusakan Terus Bertambah
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan pada Rabu bahwa jumlah korban tewas telah mencapai 2.295 orang, dengan lebih dari 11.000 orang mengalami luka-luka. Hampir 13.000 warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini.
| Baca Juga: Rajin Pilah Sampah Botol Plastik Sejak Dari Rumah Punya Peluang Ekonomi
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sekitar 50.000 orang masih belum ditemukan.
Dua gempa besar berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo pada 24 Juni lalu meluluhlantakkan sejumlah permukiman di Venezuela. Negara kaya minyak ini selama beberapa dekade telah menghadapi krisis ekonomi berkepanjangan sehingga melemahkan infrastruktur dan layanan kesehatannya.
Bencana ini terjadi di tengah masa transisi yang masih rapuh, enam bulan setelah Amerika Serikat menggulingkan pemimpin sebelumnya, Nicolas Maduro.
Tim penyelamat internasional dari berbagai negara terus berdatangan untuk membantu evakuasi korban. Namun, di sisi lain, warga lokal mengungkapkan kekecewaan atas minimnya kehadiran negara dalam menangani dampak bencana. Kini, fokus utama beralih pada upaya bertahan hidup di tengah kondisi yang serba terbatas.
Berdasarkan penilaian awal data satelit yang dirilis NASA, gempa tersebut diperkirakan merusak atau menghancurkan hingga 58.870 bangunan.
| Baca Juga: Ada Dokter dan Atlet, Ini 3 Wanita Selingkuhan Bill Gates si 'Bos Microsoft'
1 2







