Muncul Petisi 'Cancel Sarwendah', 18 Ribu Orang Setuju
Pria berusia 42 tahun itu merasa dipersulit untuk bertemu anak-anaknya. Sebagai bentuk protes, ia pun menghentikan pemberian nafkah anak senilai Rp200 juta per bulan.
Di sisi lain, kemarahan netizen terhadap Sarwendah makin memuncak ketika ibu dua anak itu dinilai meremehkan nominal nakfah yang diberikan mantan suaminya.
| Baca Juga: Dulu Dihina, Kini Elly Sugigi Pamer Wajah Baru Hasil Oplas
"Berapa? 200 (juta)? 200 itu cuma berapa kali live sih. Boleh sombong nggak sih sekali-kali," katanya dalam sebuah siaran langsung di TikTok.
"Gue juga nggak butuh duit lo, anj*ng," ujarnya dalam siaran yang lain.
Bukan cuma itu, ada juga momen Sarwendah berkata 'cong', yang diyakini oleh sebagian netizen sebagai penggalan kata bencong.
"Nggak lah ngapain ngarepin laki-laki, apalagi cong. Gue dulu juga nggak bisa bedain sih cong atau laki. Tapi sekarang aku udah bisa bedain. Aku dulu ditipu," ucapnya.
| Baca Juga: Bikin Adem, Kebaikan Kecil Clara Shinta di Mushola Tuai Pujian Netizen
Sarwendah Lapor Polisi
Sarwendah melaporkan sejumlah akun media sosial yang menyebarkan narasi buruk tentangnya atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah. Ia membuat laporan resmi di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026).
Kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer, menjelaskan bahwa pihak mereka membuat laporan tanpa mengirimkan somasi terlebih dahulu kepada para terlapor.
"Tidak ada (somasi). Pertimbangannya karena yang disampaikan di akun-akun itu tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Ada fitnah, ada pencemaran nama baik," katanya.
Namun tidak disebutkan nama-nama akun yang dilaporkan. (*)







