VIVIA MEDIA — Penampilan Shakira di Piala Dunia 2026 terus menjadi sorotan. Bukan hanya lagu barunya 'Dai Dai' yang langsung mendunia, tetapi wajah penyanyi 49 tahun itu seolah tak menua sejak membawakan lagu 'Waka Waka (This Time for Africa)' 16 tahun lalu.

Perbincangan itu semakin ramai setelah Shakira merilis video menyanyi lagu 'Dai Dai' di Instagramnya pada Senin (29/6) lalu.

Dilihat Vivia Media pada Sabtu (4/7), video tersebut viral. Ditonton lebih dari 72,8 juta kali dengan 4,7 juta likes dan 64 ribu komentar.

Video itu menampilkan Shakira bernyanyi sambil berganti-ganti jersey berbagai tim nasional peserta Piala Dunia.

| Baca Juga: Dulu Jual Jersey Demi Anak, Orlando Gill Kini Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026

Mulai dari Argentina, Brasil, Jepang, Korea Selatan hingga Spanyol, Shakira memadukan jersey-jersey tersebut dengan rok mini putih asimetris yang menjadi ciri khas penampilannya.

Gaya energik dan koreografi penuh semangat membuat banyak netizen mengaku sulit percaya bahwa usia penyanyi asal Kolombia ini hampir menyentuh 50 tahun.

Wajahnya tetap segar dan tubuhnya bugar. Publik pun bertanya-tanya, apa sebenarnya rahasia awet muda Shakira?

Dokter anti-aging Clarin Hayes mengungkap sejumlah kebiasaan yang diduga menjadi kunci penampilan awet muda Shakira.

| Baca Juga: She Said Yes! Maria Simorangkir 'Indonesian Idol' Dilamar Kekasih

Melalui akun Instagram pribadinya, seperti dikutip dari Okezone, dr. Clarin menjelaskan salah satu rahasia terbesar Shakira adalah konsistensinya berlatih menari selama bertahun-tahun.

"Namanya dance cardio, termasuk latihan dengan intensitas tinggi yang dapat meningkatkan fungsi mitokondria, yaitu pabrik energi dalam tubuh. Mitokondria yang sehat berkaitan dengan usia biologis yang lebih muda," jelasnya.

Menurut dr. Clarin, aktivitas menari yang dilakukan Shakira bukan sekadar membakar kalori. Latihan tersebut juga melatih kekuatan otot inti (core strength), keseimbangan, fleksibilitas, hingga daya tahan tubuh.

Shakira saat Piala Dunia 2010 dan 2026. (Foto: Instagram)
Shakira saat Piala Dunia 2010 dan 2026. (Foto: Instagram)

Selain dance cardio, Shakira juga disebut rutin mengombinasikan latihan beban, stretching, dan olahraga kardio.

Kombinasi ini dinilai membantu menjaga massa otot, metabolisme, serta meminimalkan dampak perubahan hormon yang umum terjadi pada perempuan menjelang menopause.

| Baca Juga: Yuni Jasmine ‘Barbie Dagu Lancip’ Debut Layar Lebar di Film ‘Pemikat Jiwa’

Tak hanya olahraga, pola makan juga menjadi faktor penting.

Dr. Clarin mengungkapkan bahwa Shakira mempertahankan komposisi tubuhnya tetap stabil selama bertahun-tahun dengan menghindari gula rafinasi (refined sugar) dan makanan olahan (processed food).

Menurutnya, konsumsi gula berlebihan dapat memicu proses glikasi, yakni reaksi yang merusak kolagen dan elastin sehingga kulit menjadi lebih cepat kendur dan muncul kerutan.

"Percuma sering melakukan skin booster kalau masih rutin mengonsumsi makanan tinggi gula. Gaya hidup tetap menjadi fondasi utama agar wajah tetap sehat seiring bertambahnya usia," ujarnya.

Sebagai pelengkap, Shakira juga diyakini menjalani berbagai perawatan kulit berkualitas sesuai kebutuhan, seperti HIFU, collagen stimulator, botox, maupun laser. Namun, dr. Clarin menekankan bahwa perawatan tersebut bukanlah faktor utama.

| Baca Juga: Intip Gaya Para Selebriti saat Menghadiri Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce

Lagu 'Dai Dai' Cetak Sejarah

Tak hanya viral, 'Dai Dai' juga mencetak sejarah. Lagu tersebut menjadi lagu resmi Piala Dunia pertama yang berhasil menempati posisi nomor satu secara bersamaan di berbagai platform musik digital dunia.

Pencapaian itu semakin memperkuat posisi Shakira sebagai ikon musik yang memiliki hubungan erat dengan ajang Piala Dunia, setelah sebelumnya sukses lewat 'Waka Waka' pada 2010 dan 'La La La' di Piala Dunia 2014. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: