Ibunda Dituding Jadi Penghasut, Ini Alasan Danielle Didepak dari NewJeans
VIVIA MEDIA — Alasan di balik keputusan agensi ADOR untuk mendepak Danielle Marsh dari NewJeans terungkap. Selain karena ia meneken kontrak rahasia, juga karena ibundanya menghasut orangtua anggota lain.
ADOR mengumumkan pemutusan kontrak dengan Danielle pada 29 Desember 2025. Kala itu, mereka hanya menyebut bahwa gadis berusia 21 tahun itu melakukan pelanggaran serius terhadap kontrak eksklusif.
Agensi kemudian melayangkan gugatan ganti rugi senilai ratusan miliar rupiah. Sidang sudah dilangsungkan dua kali. Sidang yang ketiga digelar di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, Kamis (2/7/2026).
Selama sidang tersebut, ADOR menyatakan bahwa Danielle adalah satu-satunya anggota yang melakukan aktivitas independen tanpa sepengetahuan agensi.
| Baca Juga: Diminta Keluar Grup Super Junior, Siwon Buru Haters Sampai ke AS
Termasuk mengerjakan proyek kerja sama bersama band Amerika Serikat, Emotional Oranges (EO) dengan biaya produksi mencapai USD 175.000 (Rp3,1 miliar).
Serta melakukan pemotretan dan meneken kontrak dengan merek jam tangan mewah tanpa berkonsultasi. Padahal saat itu, ia masih terikat kontrak secara sah dengan ADOR.
Bukan cuma itu, saat ADOR mencoba memperbaiki masalah yang terjadi, Danielle diklaim tidak mau bekerja sama.
Agensi yang dinaungi HYBE itu juga menuding ibunda Danielle menghasut orangtua anggota lain untuk berhenti berdiskusi dengan mereka dan menyerahkan masalahnya kepada pengacara.
| Baca Juga: Untuk Nonton T.O.P di Jakarta, Netizen: Tuyul atau Cari Pesugihan?
Menurut laporan Dispatch pada Sabtu (4/7/2026), disebutkan bahwa sang ibu mengatakan kepada orangtua anggota lain untuk jangan takut menghadapi ADOR.
"Tetaplah percaya diri saat melakukan pertemuan dengan ADOR. Katakan kepada mereka untuk mendiskusikan masalah masa lalu dengan (firma hukum) Sejong," ujar ibu Danielle.
1 2



