VIVIA MEDIA — Kesuksesan Bernadya ternyata berawal dari masa sulit yang dialami keluarganya saat pandemi Covid-19. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, royalti dari lagu pertamanya justru menjadi penyelamat.

Dalam podcast di kanal Youtube Raditya Dika, wanita berusia 22 tahun tersebut bercerita bahwa ibundanya, yang menjadi tulang punggung keluarga, harus menghentikan praktik di salah satu klinik selama pandemi.

"Mamaku berhenti praktik ketika pandemi karena enggak boleh. Sementara penghasilan terbesar keluarga ini kan mamaku, adalah tulang punggung," ungkapnya.

Akibatnya, kondisi keuangan keluarga sangat terbatas. Namun, keadaan berubah ketika lagu ciptaannya mulai menghasilkan royalti.

| Baca Juga: Fans Bai Lu Ngamuk, Cheng Lei Ketahuan Pakai 5 Pemeran Pengganti di Drama ‘The First Jasmine’

"Cuma dari laguku tiba-tiba menghasilkan sesuatu yang bikin kita bisa bertahan hidup. Bukan bertahan hidup, itu jauh melebihi bertahan hidup. Kayak hidupnya bisa sampai seribu kali gitu," katanya.

Pengalaman tersebut membuat Bernadya semakin yakin untuk menekuni dunia musik. "Dari situ aku merasa, 'Oh aku bisa nulis mungkin,'" ujarnya.

Lebih lanjut, wanita yang menyukai warna hijau dan hitam tersebut menjelaskan bahwa seluruh proses mendistribusikan lagu dilakukan secara mandiri karena belum bergabung dengan label rekaman.

Saat itu, dia mengunggah lagu melalui agregator digital, mengurus administrasi, hingga menyiapkan rekening penerima royalti bersama ayahnya.

| Baca Juga: Ingin Menikahi Dearly Joshua di Israel, Ari Lasso Dituding Zionis

"Aku sama papa ngoprek sendiri," ujarnya.

Setelah mengetahui lagunya berhasil meraih jutaan kali pemutaran di platform streaming musik, dia pun terkejut.

Menurut Bernadya, jumlah royalti yang diterima saat itu jauh melampaui ekspektasinya sebagai pelajar SMA.

"Semengagetkan itu, karena benar-benar pada saat itu besar, Kak Radit. Besar untuk anak SMA, dan untuk masa pandemi. Kaget," tuturnya.

Kecintaannya pada dunia musik ternyata sudah tumbuh sejak kecil. Bahkan, Bernadya mulai menciptakan lagu saat masih duduk di bangku kelas 4 SD dengan judul 'Mati Rasa'.

| Baca Juga: Kisah Pasutri Menanti Buah Hati Selama 22 Tahun, Kini Dikaruniai Anak Kembar

Meski merasa malu mengingat lagu pertamanya, dia meyakini karya tersebut menjadi titik awal perjalanan bermusiknya.

"Judulnya 'Mati Rasa'. Jujur menggelikan, karena aku masih SD. Tapi mungkin enggak ada lagu-laguku yang sekarang kalau enggak ada lagu itu," ujarnya.

Profil Bernadya

Sebagai informasi, Bernadya adalah penyanyi dan penulis lagu kelahiran Surabaya pada 16 Maret 2004. Dia debut lewat lagu ‘Apa Mungkin’ pada 2022.

Namanya kemudian makin dikenal berkat lagu-lagu bertema emosional dan personal lainnya, seperti ‘Satu Bulan’, ‘Kata Mereka Ini Berlebihan’, ‘Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan’, ‘Apa Mungkin’, dan ‘Kini Mereka Tahu’.

Album debutnya, 'Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan', juga sukses mengantarkannya meraih tiga penghargaan AMI Awards ke-27 tahun 2024. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: