VIVIA MEDIA — Kisah pasangan suami istri (pasutri) bernama Yusuf dan Mina belum lama ini menarik perhatian netizen. Setelah menanti 22 tahun, mereka akhirnya dikaruniai 2 anak sekaligus melalui program kehamilan IVF (In Vitro Fertilization) alias bayi tabung.

Perjuangan mereka dibagikan oleh dr. Benediktus Arifin, MPH, Sp.OG (K) di Instagram pribadinya. Ia terharu saat menuturkan kisah pasangan itu kepada netizen.

Disebutkan bahwa Yusuf dan Mina sudah berjuang memiliki keturunan dalam waktu yang lama. Mereka lantas memutuskan untuk melakukan program bayi tabung.

Sayangnya, tes AMH (Anti-Mullerian Hormone) Mina menunjukkan angka yang kecil, yaitu hanya 0,1 mg/mL.

| Baca Juga: Dulu Jual Jersey Demi Anak, Orlando Gill Kini Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026

Sebagai informasi, tes tersebut dilakukan untuk mengukur jumlah cadangan sel telur yang tersisa di dalam ovarium. Nilai 0,1 mg/mL tergolong sangat kecil dan menandakan cadangan sel telur sudah menipis.

Dengan kondisi AMH 0,1 harapan itu (untuk memiliki anak) pernah terasa amat, amat, sangat kecil,” tulis dr. Benediktus di unggahan Instagramnya, dilansir pada Sabtu (4/7/2026).

Namun berkat usaha, perjuangan, dan doa yang yang terus dipanjatkan, Mina akhirnya hamil anak kembar.

Kedua anak pertama mereka, yaitu laki-laki dan perempuan, lahir dengan selamat dan sehat pada 2 Juli 2026.

| Baca Juga: Proses Cerai dari Shindy Samuel, Rendy Satria Gugat Balik Hak Asuh Anak

2 Juli, 2 anak, 22 tahun penantian. Saat tangis pertama kedua bayi terdengar di ruang operasi, hati saya ikut bergetar. Saya melihat sendiri bagaimana penantian panjang itu berubah menjadi tangis syukur,” lanjut dr. Benediktus.

1 2

Tags: