Sering Telat Makan? Waspadai Risiko Batu Empedu
ILUSTRASI: Batu Empedu. (Foto : istockphoto/Panuwat Dangsungnoen)
| Baca Juga: Perdarahan Tidak Teratur Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Kanker Endometrium
“Ada perubahan hormonal yang terjadi terutama pada wanita muda di mana kantong empedu menjadi sangat lamban, dan kemudian gerakannya tidak memadai, dan kemudian mereka mengembangkan batu di kantong empedu,” jelas Prakash.
Gejala batu empedu pun beragam. Sebagian penderita tidak merasakan keluhan apa pun, sementara lainnya dapat mengalami nyeri, peradangan pada kantong hingga penyumbatan saluran empedu.
Untuk menjaga kesehatan pencernaan, dr. Prakash menyarankan menerapkan pola makan yang teratur dan seimbang, dimulai dengan sarapan bergizi, makan siang yang seimbang, dan makan malam dalam porsi yang lebih ringan. (*)
Tags:
Batu empedu
Arul Prakash



