VIVIA MEDIA — Mantan personel grup K-Pop NewJeans, Danielle Marsh, menarik perhatian publik setelah kedapatan berpartisipasi dalam ajang lari maraton di Australia. Partisipasinya menjadi sorotan hangat lantaran saat ini ia tengah menghadapi gugatan hukum bernilai fantastis dari mantan agensinya, ADOR.

Berdasarkan foto-foto dan kesaksian warga net yang beredar luas di berbagai komunitas online baru-baru ini, Danielle terlihat mengikuti ajang ASICS Marathon 2026, kategori half maraton, yang digelar di Gold Coast, Australia pada 4-5 Juli lalu.

Dalam foto yang beredar, idol blasteran Korea-Australia ini tampak berlari mengenakan pakaian olahraga berwarna merah muda sambil memamerkan senyum cerahnya ke arah kamera. Danielle dilaporkan berhasil menyelesaikan rute sejauh 21,0975 kilometer tersebut dengan catatan waktu 1 jam 49 menit 13 detik.

Di Tengah Badai Gugatan Hukum ADOR

Aktivitas publik Danielle di luar negeri ini langsung menjadi perbincangan. Pasalnya, ia tengah terlibat perselisihan hukum yang pelik dengan ADOR. Agensi tersebut telah melayangkan gugatan ganti rugi serta penalti terhadap Danielle, pihak keluarganya, dan mantan CEO ADOR, Min Hee-jin.

Dalam persidangan yang sedang berjalan, ADOR sempat mengajukan bukti-bukti tertulis yang menuduh bahwa Danielle telah melakukan diskusi rahasia untuk proyek kolaborasi dengan artis luar negeri secara sepihak.

Di sisi lain, pihak Danielle dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa pemutusan kontrak eksklusif dengan ADOR telah dilakukan secara sah demi hukum. Pihak Danielle juga menilai bahwa tuntutan penalti dari ADOR yang awalnya menyentuh angka hampir 100 miliar won sengaja dibuat untuk mematikan kariernya di industri hiburan.

| Baca Juga: Ibunda Dituding Jadi Penghasut, Ini Alasan Danielle Didepak dari NewJeans

Sebagai informasi, ADOR baru-baru ini telah melakukan penyesuaian nilai gugatan ganti rugi terhadap Danielle, satu anggota keluarganya, serta Min Hee-jin. Nilai tuntutan tersebut diturunkan dari yang semula sekitar 43,09 miliar won menjadi sekitar 33,09 miliar won (atau setara dengan kisaran Rp380 miliar). (*)

Tags: