Peserta Clash of Champions, Ghaza Didiskualifikasi Imbas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
"Atas dasar itu, Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Ruangguru Clash of Champions," tegas mereka.
| Baca Juga: Nenek Influencer 96 Tahun Viral, Diancam Diusir dari Panti Jompo karena Hobi Berpesta
Ruangguru telah mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, yang sempat diberikan kepada Ghaza. Ia juga tidak akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan promosi, publikasi, event, maupun aktivitas publik lainnya.
Lebih lanjut, pihak perusahan menjelaskan bahwa tim mereka akan melakukan pengeditan adegan yang menampilkan Ghaza. Namun dengan tetap menjaga integritas kompetisi, kesinambungan tayangan, dan keadilan bagi peserta lainnya.
Di sisi lain, Ghaza belum memberikan tanggapan apa pun. Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD pun masih bungkam.
| Baca Juga: PM Australia Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial Terkait Kylie Minogue
Siapa Ghaza Muhammad Al-Ghifari?
Ghaza diketahui lahir di Mojokerto, Jawa Timur. Ia pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto sebelum masuk ke Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD pada 2022.
Pria itu dikenal berprestasi di kampusnya. Ia pernah menjadi Anggota Komisi-II Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD 2024/2025.
Di luar bidang akademik, ia dikenal mahir berenang, khususnya di cabang olahraga finswimming (olahraga renang menggunakan alat bantu berupa kaki katak seperti sirip lebar atau dua sirip terpisah).
Ia meraih Bronze Medal pada nomor 200 Meter Bifins KU-C dalam Kejuaraan Nasional Finswimming. (*)







