VIVIA MEDIA — Salah seorang peserta Clash of Champions (COC) dari Sekolah Kedinasan, Ghaza Muhammad Al-Ghifari didiskualifikasi karena tersandung kasus dugaan pelecehan seksual.

Tuduhan tersebut ramai beredar di media sosial setelah pihak penyelenggara, Ruangguru mengumumkan daftar peserta yang akan bertanding ke Instagram mereka pada Minggu (4/7/2026).

Salah satu peserta bernama Ghaza Muhammad Al-Ghifari langsung menjadi sorotan. Ia merupakan taruna jenjang Diploma empat, Jurusan Transportasi Darat di Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD.

Sejumlah netizen melayangkan tuduhan, menyebut bahwa pria itu adalah pelaku pelecehan. Bahkan kabarnya, statusnya sebagai taruna dinonaktifkan oleh pihak kampus.

| Baca Juga: Beredar Foto Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Real or Fake?

Dilansir Vivia Media dari berbagai unggahan di platform media sosial, Ghaza dituding diam-diam merekam teman-teman wanita saat mandi.

"Jadi saat PKL (Praktik Kerja Lapangan), dia mideoin (memvideokan) cewek-cewek tim PKL dia pas mandi. Setelah sekian lama ya ketahuan deh," kata seorang sumber, dikutip dari unggahan akun X @cinnamonaww.

Sementara dari hasil penelusuran di website Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), status Ghaza tertulis 'cuti' pada periode semester ganjil 2025/2026.

| Baca Juga: 9 Biksu Tewas Ditabrak Bocah 11 Tahun yang Bawa Pickup Orangtua di Thailand

Status mahasiswa Ghaza tertulis 'cuti'. Foto: Dok. tangkapan layar web
Status mahasiswa Ghaza tertulis 'cuti'. Foto: Dok. tangkapan layar web

Menanggapi kabar tersebut, pihak Ruangguru langsung mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan Ghaza dari game show Clash of Champions (COC).

Mereka juga menghapus berbagai unggahan yang menampilkan pria itu dan merilis pernyataan resmi yang dibagikan lewat saluran WhatsApp, Senin (6/7/2026).

"Ruangguru menemukan adanya informasi material terkait pelanggaran yang tidak disampaikan selama proses seleksi dan administrasi peserta, serta adanya keterangan yang tidak sesuai dalam proses klarifikasi," jelas perusahaan pendidikan tersebut.

"Atas dasar itu, Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Ruangguru Clash of Champions," tegas mereka.

| Baca Juga: Nenek Influencer 96 Tahun Viral, Diancam Diusir dari Panti Jompo karena Hobi Berpesta

Ruangguru telah mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, yang sempat diberikan kepada Ghaza. Ia juga tidak akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan promosi, publikasi, event, maupun aktivitas publik lainnya.

Lebih lanjut, pihak perusahan menjelaskan bahwa tim mereka akan melakukan pengeditan adegan yang menampilkan Ghaza. Namun dengan tetap menjaga integritas kompetisi, kesinambungan tayangan, dan keadilan bagi peserta lainnya.

Di sisi lain, Ghaza belum memberikan tanggapan apa pun. Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD pun masih bungkam.

| Baca Juga: PM Australia Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial Terkait Kylie Minogue

Siapa Ghaza Muhammad Al-Ghifari?

Ghaza diketahui lahir di Mojokerto, Jawa Timur. Ia pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto sebelum masuk ke Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD pada 2022.

Pria itu dikenal berprestasi di kampusnya. Ia pernah menjadi Anggota Komisi-II Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD 2024/2025.

Di luar bidang akademik, ia dikenal mahir berenang, khususnya di cabang olahraga finswimming (olahraga renang menggunakan alat bantu berupa kaki katak seperti sirip lebar atau dua sirip terpisah).

Ia meraih Bronze Medal pada nomor 200 Meter Bifins KU-C dalam Kejuaraan Nasional Finswimming. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: