2. Padatan sirup jagung

Bahan berbentuk bubuk itu sering digunakan dalam produk makanan instan.

Konsumsinya dapat meningkatkan kadar gula darah yang berhubungan dengan proses glikasi, kondisi ketika gula merusak kolagen dan elastin sehingga mempercepat tanda-tanda penuaan kulit.

3. Pengemulsi sintetis

Pengemulsi digunakan untuk menjaga tekstur dan stabilitas produk. Namun, beberapa jenis pengemulsi disebut dapat memengaruhi keseimbangan mikrobioma usus yang kemudian berpotensi memicu masalah kulit seperti peradangan, jerawat, hingga rosacea.

| Baca Juga: Anak Tetap Prioritas, Begini Cara Baim Wong Atur Waktu di Tengah Kesibukan Film

Pilihan Minuman yang Lebih Ramah Kulit

Bagi pencinta kopi, Jaafar menyarankan untuk mengurangi atau menghindari penggunaan krimer.

Sebagai alternatif, susu sapi murni atau susu oat tanpa tambahan gula dinilai lebih baik untuk kesehatan kulit.

Selain itu, dia merekomendasikan matcha sebagai pilihan minuman karena mengandung kafein dan L-theanine, senyawa yang membantu memberikan energi lebih stabil tanpa meningkatkan lonjakan hormon stres.

Matcha juga kaya akan EGCG (epigallocatechin gallate), salah satu antioksidan yang disebut memiliki manfaat perlindungan terhadap kulit.

Jaafar menambahkan, bahan alami seperti herbal dan ginseng India juga dapat menjadi pilihan untuk membantu mengelola dampak stres yang berpengaruh terhadap kondisi kulit. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: