VIVIA MEDIA — Film Ketok Mejik bukan hanya menghadirkan cerita drama komedi yang segar, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi para pemainnya. Ketika mengunjungi kantor Vivia Media di Jakarta (10/7/2026), dua pemeran perempuan, Chika Waode dan Berlliana Lovell, mengaku harus keluar dari zona nyaman demi menghidupkan karakter masing-masing.

Dalam film ini, Chika memerankan Aci, seorang penjual sekaligus tukang potong ayam yang menjadi kekasih Made, karakter yang dimainkan oleh Tarra Budiman. Peran tersebut ternyata membuatnya harus berlatih memotong seperti penjual ayam potong.

Alih-alih pakai pisau, Chika harus menggunakan golok berukuran besar untuk memotong ayam.

"Bedanya? Saya motong ayam pakai golok," kata Chika sambil tertawa.

| Baca Juga: Film 'Ketok Mejik', Kisah Musisi yang Berusaha Bangkitkan Lagi Bengkel Legendaris

Meski hanya menjalani latihan sekitar 15 menit, pengalaman itu tetap membuatnya deg-degan.

"Soalnya kalau enggak latihan, tangan saya yang kepotong. Goloknya gede banget."

Berlliana Lovell juga mendapat tantangan berbeda. Ia memerankan Saro, seorang penyanyi dangdut sekaligus kekasih Agus Kuncoro.

Meski dikenal sebagai penyanyi, Berlliana mengaku justru kesulitan karena selama ini lebih terbiasa membawakan lagu pop.

| Baca Juga: Saksikan Film Terakhir Gary Iskak, Richa Novisha Masih Teringat Momen Kepergian Sang Suami

"Kesulitannya karena memang enggak bisa nyanyi dangdut."

Tak hanya menyanyi, ia juga harus mempelajari goyangan khas penyanyi dangdut. "Goyang TikTok aja saya enggak bisa, di sini harus goyang dangdut."

Berlliana mengaku sempat gugup ketika harus tampil di atas panggung dangdut yang dipenuhi penonton. "Ini pengalaman yang enggak pernah saya rasakan seumur hidup."

Selain tantangan karakter, Berlliana juga harus membangun chemistry dengan Agus Kuncoro yang usianya terpaut cukup jauh. Awalnya ia merasa canggung karena menganggap Agus sebagai sosok yang serius.

"Ternyata setelah kenal, Mas Agus suka bercanda. Cuma mukanya saja yang serius."

| Baca Juga: Raih Award Tertinggi di Festival Film Los Angeles, 'Bandit' Harumkan Nama Indonesia

Tantangan lain datang dari para pemain komedi yang mengisi lokasi syuting. Berlliana mengaku beberapa kali gagal fokus ketika harus menjalani adegan emosional.

"Aku harus nangis di tengah hujan, tapi di sekitar ada Erick Estrada sama Sadana Agung. Lihat muka mereka malah pengen ketawa," lanjutnya.

Menurutnya, improvisasi para komedian sering kali muncul di luar naskah sehingga membuat suasana syuting selalu hidup.

Berbeda dengan Berlliana, Chika justru tak mengalami kesulitan membangun chemistry bersama Tarra Budiman. Keduanya sudah berteman sejak lama dan pernah terlibat dalam berbagai proyek bersama.

"Kita pernah nyanyi bareng, siaran radio, main sinetron, bahkan satu manajemen."

| Baca Juga: Film Horor 'Paket Santet' Angkat Teror dari Kiriman Misterius

Hubungan yang sudah akrab membuat mereka leluasa berimprovisasi selama syuting. "Pak Yogi (Yogi S. Calam, sutradara) kasih kebebasan improvisasi selama masih sesuai jalur cerita. Jadi kalau idenya disetujui, langsung kita sikat."

Bagi Chika, Ketok Mejik menjadi salah satu proyek yang berbeda karena tidak hanya mengandalkan unsur komedi. "Di film ini komedinya beda, dan saya juga ditantang main dramanya."

Sementara Berlliana berharap karakter Saro maupun Aci bisa meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. "Setiap karakter punya sisi yang relate. Pasti ada yang nempel di hati penonton," ujarnya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: