“Kedekatan itulah yang membuat teater terus relevan,” ujar Billy.

| Baca Juga: Film 'Ketok Mejik': Chika Waode Latihan Pakai Golok, Berlliana Canggung jadi Pacar Agus Kuncoro

Menurut dia, kekuatan teater tidak hanya berasal dari cerita yang dimainkan para aktor. Berbagai unsur pendukung seperti musik, tata artistik, tata cahaya, kostum, hingga interaksi langsung antara pemain dan penonton turut membangun pengalaman emosional yang berbeda dari hiburan berbasis layar.

Sebuah pertunjukan teater, kata Billy, juga menjadi ruang bertemunya berbagai unsur budaya dalam satu panggung. Mulai dari tekstil yang digunakan sebagai kostum, musik, cara bertutur, hingga cerita yang lahir dari realitas sosial masyarakat.

“Kalau kita bicara budaya Indonesia, semuanya bisa hadir dalam satu pertunjukan teater. Dari kain yang dipakai sebagai kostum, aransemen musik, alat musik, gaya dialog, sampai cerita yang lahir dari realitas sosial masyarakat,” katanya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: