VIVIA MEDIA — Proses produksi film horor 'Sajen Satu Suro', menyisakan sederet kisah mistis yang dialami langsung oleh para pemain dan kru di lokasi syuting.

Aktris yang juga dikenal sebagai sosok indigo, Frislly Herlind, bersama Cinta Brian, membeberkan pengalaman mencekam saat berada di sebuah lokasi terpencil di wilayah Yogyakarta.

Dalam sesi konferensi pers yang digelar di kawasan Epicentrum, Selasa (14/7/2026), Frislly Herlind mengungkapkan bahwa lokasi syuting film tersebut merupakan salah satu tempat paling misterius yang pernah ia kunjungi.

Tim produksi memilih sebuah rumah kosong yang sudah lama tidak berpenghuni untuk memperkuat atmosfer horor dalam film garapan sutradara Agustinus Sitorus tersebut.

| Baca Juga: Pengalaman Cast Film ‘402 Rumah Sakit Angker Korea’ Rasakan Takut Beneran Saat Syuting

“Jujur, kita syutingnya itu memang jauh banget lokasinya. Itu salah satu lokasi pertama yang aku datangi di Jogja yang menurut aku, 'Wah, ternyata semisterius ini',” ujar Frislly saat membuka cerita.

Gangguan Teknis dan Masalah Sajen

Frislly menceritakan bahwa gangguan mulai muncul bahkan sebelum kamera mulai merekam adegan. Salah satu kejadian paling signifikan adalah matinya mesin genset secara berulang kali tanpa alasan teknis yang jelas. Kejadian ini sempat menghambat mobilitas kru dan para pemain di lokasi.

Ketegangan mulai mereda setelah warga lokal setempat memberikan peringatan terkait adat dan tradisi di area tersebut. Menurut warga, gangguan tersebut terjadi karena sajen atau sesajen yang disediakan dianggap kurang memadai, mengingat film yang tengah digarap juga mengangkat tema Sajen Satu Suro.

“Tiba-tiba mesin genset mati beberapa kali. Sampai akhirnya orang lokal di sana bilang kalau sepertinya sajennya kurang. Akhirnya kita sediakan sajen lagi, dan tidak lama setelah itu mesinnya nyala. Tapi sempat mati sampai empat kali,” jelas Frislly.

| Baca Juga: Aisyah Aqilah dan Assila Corina Bongkar Momen Syuting Tersulit 'Sajen Satu Suro'

Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut menjadi sinyal bahwa entitas di lokasi tersebut menyadari kehadiran mereka.

1 2 3

Tags: