VIVIA MEDIA — Aktris Davina Karamoy kembali menyapa penggemar melalui film genre drama terbarunya bertajuk 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'. Meski bukan pertama kalinya bermain dalam genre drama, Davina mengungkapkan bahwa proyek kali ini menuntut intensitas emosional yang jauh lebih besar dan mendalam dibandingkan peran-peran sebelumnya.

Davina menyebutkan bahwa film ini memiliki alur cerita yang sangat menyentuh. Saking melankolisnya, ia memperkirakan penonton akan melihat karakter Dinar yang ia perankan berada dalam kondisi sedih di sebagian besar durasi film.

"Pastinya ini cerita yang sangat deep buat aku. Bisa kalian tonton, mungkin 80 persen dari film ini Dinar-nya sedih," ujar Davina saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Ketertarikan Davina pada proyek ini bermula sejak pertemuan pertamanya dengan tim produksi, termasuk sutradara Amrul Ummami dan produser Muhammad Ali Ghifari.

| Baca Juga: Baim Wong Duetkan Prilly Latuconsina dan Davina Karamoy di Film Drama Komedi

Aktis 23 tahun ini mengaku langsung terpikat dengan skenario yang dinilainya sangat menyentuh hati. Kesan emosional tersebut bahkan sudah terasa sejak proses reading hari pertama, di mana seluruh jajaran pemain tak kuasa menahan tangis saat membedah naskah.

Kesamaan Karakter dan Kedekatan dengan Sosok Ibu

Davina mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilannya dalam mendalami peran Dinar adalah adanya kemiripan personal antara dirinya dengan karakter tersebut, terutama mengenai hubungan dengan ibu.

Namun, ia tetap berusaha memberikan pembeda (output) antara reaksi seorang Davina dan reaksi karakter Dinar dalam menghadapi masalah.

"Aku gampang nangis kalau melihat sesuatu, apalagi tentang ibu. Film ini tentang ibu, hubungan aku dengan pekerjaan, dan hubungan dengan Faiz. Itu sangat heartfelt," jelasnya.

| Baca Juga: Dikonfirmasi Dave Grohl, Lagu 'Breed' Nirvana Jadi Theme Song Anime 'Green Yuri'

Atmosfer di lokasi syuting juga sangat mendukung proses pendalaman karakter. Davina menceritakan bahwa karakter ibunya dalam film, yang diperankan oleh Vonny Anggraini, digambarkan sangat memanjakan Dinar.

Hubungan tersebut membuat Dinar tampak seperti anak kecil yang sangat bergantung pada ibunya, meski sudah duduk di bangku kuliah. Hal inilah yang memudahkan Davina mencapai emosi yang dibutuhkan tanpa kesulitan berarti.

Tidak Ingin Berubah Tetap Jadi Diri Sendiri

Meski judulnya Andai Waktu Bisa Diulang Kembali, namun, bagi Davina, memutar waktu untuk memperbaiki keadaan bukanlah pilihan yang ia inginkan. Ia menegaskan bahwa setiap peristiwa yang terjadi di masa lalu, baik itu pengalaman manis maupun pahit, memiliki peran krusial dalam pembentukan dirinya saat ini.

"Nggak ada lagi (yang ingin diulang). Aku tuh kalau ditanya andai waktu bisa diulang kembali ingin merubah apa atau ingin ngapain, jawabannya nggak. Aku ngerasa sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu, baik atau buruk, itu pasti ada pembelajaran," jelas Davina.

| Baca Juga: Tantangan Acha Septriasa Perankan Sosok Kerasukan di Film Horor Adaptasi Malaysia

Belajar dari Pahit dan Manisnya Kehidupan

Bintang film Ipar Adalah Maut ini menjelaskan lebih detail bahwa hal-hal baik yang dialaminya di masa lalu menjadi pelajaran tentang apa yang harus ia jaga dan pertahankan. Sebaliknya, hal-hal buruk yang menimpanya dianggap sebagai sebuah hikmah yang mendalam.

Davina meyakini bahwa titik keberhasilan dan kedewasaan yang ia capai saat ini merupakan hasil langsung dari proses melewati berbagai rintangan. Ia tidak ingin menghapus satu pun kenangan, termasuk momen-momen yang paling menyakitkan sekalipun.

"Aku ngerasa aku bisa berada di titik ini karena sudah melewati pahit dan manisnya juga. Jadi kalau ditanya mau menghilangkan rasa masa lalu yang buruk, rasa sakit hati dulu, atau rasa sedih dulu, jawabannya nggak. Aku malah ngerasa bersyukur dengan apa pun yang sudah terjadi," tuturnya dengan penuh keyakinan.

Prinsip hidup Davina yang sangat menghargai proses terlihat jelas saat ia ditanya mengenai pengandaian jika dirinya terlahir kembali ke dunia. Tanpa ragu, Davina menyatakan tidak ingin menjadi orang lain.

| Baca Juga: Konflik Marsha Aruan dengan Chicco Jerikho di 'Terlanjur Mencintaimu' Siap Kuras Emosi Penonton

Ketimbang mendambakan kehidupan yang berbeda atau nasib yang lebih sempurna, Davina memilih untuk tetap menjadi dirinya sendiri dengan segala riwayat hidup yang telah ia miliki.

"Iya, tetap pengen seperti ini aja.Nggak ada lagi (yang ingin diulang). Aku tuh kalau ditanya andai waktu bisa diulang kembali ingin merubah apa atau ingin ngapain, jawabannya nggak. Aku ngerasa sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu, baik atau buruk, itu pasti ada pembelajaran," jelas Davina.

Tantangan Chemistry dengan Sahabat Sendiri

Hal menarik muncul saat membahas lawan main Davina, yakni Farhan Rasyid yang berperan sebagai Faiz. Menariknya, Davina dan Farhan ternyata sudah bersahabat lama di kehidupan nyata. Bukannya sulit membangun kedekatan, Davina justru mengaku tantangan terbesarnya adalah menahan tawa saat beradu akting.

"Tantangannya bukan gimana caranya chemistry-nya biar kena, tapi gimana harus mentone-down dan benar-benar melihat Farhan ini sebagai Faiz," kata Davina.

| Baca Juga: Traumatis, Carissa Perusset Minta Pendampingan Psikolog Gara-Gara Skrip Film 'Sofia'

Film produksi Langit Pictures itu yang rencananya akan tayang pada 30 Juli 2026 di bioskop ini Dinar (Davina Karamoy) sangat mencintai ibunya, Mama Endang (Vonny Anggraini), yang selama ini membesarkannya seorang diri.

Hidup Dinar berubah drastis ketika ia dihadapkan pada kenyataan pahit: sang ibu mengidap kanker otak dan memiliki utang besar yang harus segera dilunasi. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: