VIVIA MEDIA — Aktris Carissa Perusset dan Anantya Kirana membagikan pengalaman mendalam mereka saat mempersiapkan proyek film terbaru bertajuk Sofia.

Kedua pemeran utama tersebut mengungkapkan bahwa film ini bukan sekadar horor atau drama biasa, melainkan sebuah karya yang mengeksplorasi sisi gelap manusia hingga menguras kesehatan mental para pemainnya.

Dalam film arahan sutradara Adis Kayl Yurahmah ini, Carissa didapuk memerankan karakter Dahlia, seorang pengasuh (babysitter) yang ditugaskan menjaga Sofia selama beberapa bulan.

Carissa menjelaskan bahwa Dahlia akan menghadapi rangkaian peristiwa yang sangat ekstrem dan di luar nalar manusia.

| Baca Juga: Tantangan Acha Septriasa Perankan Sosok Kerasukan di Film Horor Adaptasi Malaysia

"Karakter Dahlia ini mengalami beberapa hal yang benar-benar menjijikkan, menakutkan, dan di luar nalar banget. Sampai-sampai, hal itu menghancurkan kewarasannya (sanity)," ujar Carissa dengan raut serius saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Dari Trauma hingga Isu Kekerasan pada Perempuan

Saking traumatis dan beratnya beban yang dipikul oleh karakternya, Carissa secara terbuka meminta ketersediaan psikolog profesional di lokasi syuting.

"Karakter ini kena banget mentalnya, sampai aku bertanya ke tim produksi, 'Ini nanti bakal sedia psikolog atau terapis tidak setelah syuting?' Karena apa yang dialami Dahlia lumayan berat, bukan cuma fisik tapi mental juga," tambahnya.

Meski sempat ada keraguan dan keinginan untuk menolak tawaran film ini karena beban ceritanya, Carissa memutuskan untuk mengambil tantangan tersebut sebagai bentuk katarsis atas trauma dari proyek-proyek film sebelumnya.

| Baca Juga: Pengalaman Cast Film ‘402 Rumah Sakit Angker Korea’ Rasakan Takut Beneran Saat Syuting

Aktris 28 tahun ini juga merasa memiliki keterikatan personal dengan karakter Dahlia, terutama dalam hal naluri pelindung terhadap Sofia, karena ia sendiri memiliki dua orang adik.

1 2 3

Tags: