Cinta Laura dan Randy Martin Ungkap Rasa Nervous Saat Adegan Intim di Serial 'Sleeping With The Enemy'
VIVIA MEDIA — Rumah produksi Hitmaker Studios mengumumkan proyek serial terbaru 'Sleeping With The Enemy' garapan sutradara Rizal Mantovani. Serial yang mengusung genre action-thriller ini menjadi momentum perdana bagi aktris Cinta Laura dan aktor Randy Martin untuk beradu akting.
Meskipun baru dipasangkan dalam proyek ini, Cinta Laura mengungkapkan bahwa pertemuan pertamanya dengan Randy Martin sebenarnya sudah terjadi bertahun-tahun silam, jauh sebelum pandemi melanda. Saat itu, keduanya bertemu dalam sebuah acara di kediaman kerabat, namun hubungan mereka hanya sebatas saling sapa.
"Sebenarnya aku sama Randy sudah bertemu bertahun-tahun yang lalu. Sebelum pandemi bahkan sudah tahu Randy, sempat kenalan, tapi tidak pernah mengobrol yang benar-benar mengobrol. Setiap berpapasan di sebuah acara pasti hanya saling sapa," ujar Cinta Laura saat ditemui di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).
Hal senada diungkapkan Randy Martin yang membenarkan bahwa intensitas komunikasi mereka baru terbangun kuat lewat serial ini. Cinta mengaku terkejut karena keduanya langsung menemukan kecocokan (chemistry) tanpa ada rasa canggung.
| Baca Juga: Prilly - Davina Punya Chemistry Kuat Sejak Reading Perdana Film 'Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki'
Ia memuji Randy sebagai sosok yang baik, seru, dan mudah bergaul. Randy pun membalas pujian tersebut dengan menyebut Cinta sebagai rekan kerja yang sangat kolaboratif dan suportif.
Kekompakan ini membangun rasa percaya diri di antara keduanya, terutama dalam menghadapi adegan-adegan sulit. Cinta menegaskan bahwa ia tidak memiliki keraguan sama sekali karena komunikasi di antara mereka sangat terbuka. Jika salah satu merasa ada yang kurang dalam sebuah adegan, mereka akan langsung membicarakannya secara blak-blakan.
Gugup Menghadapi Adegan Intim
Salah satu tantangan terbesar dalam serial ini adalah adanya adegan-adegan intim. Randy Martin secara jujur mengakui adanya rasa gugup saat harus berhadapan dengan Cinta Laura. Baginya, rasa gugup tersebut adalah tanda bahwa ia sangat peduli terhadap kualitas akting dan proyek yang sedang dijalani.
"Dalam setiap proyek saya selalu merasa nervous, terutama di proyek ini karena berlawanan main dengan Cinta. Ada banyak adegan baru yang memang baru saya lakukan di serial ini. Kadang saya harus mengatur napas dulu, lalu kembali fokus. Rasa nervous itu baik karena artinya saya peduli dengan adegan yang kami lakukan," jelas Randy.
| Baca Juga: Bintangi Film 'Filosofi Teras', Sherina Munaf Merasa Relate dengan Karakter Nea
Untuk menjaga profesionalisme dan kenyamanan para pemain, tim produksi melibatkan koordinator intim (intimacy coordinator) profesional, yakni aktris Putri Ayudya beserta Bismo dari timnya. Cinta Laura menjelaskan secara detail mengenai proses workshop keintiman yang mereka jalani sebelum syuting dimulai.
"Kami menggunakan sistem lampu untuk menentukan batasan atau boundaries. Misalnya, menyentuh kepala adalah 'lampu merah' yang artinya tidak boleh dilakukan. Menyentuh pundak adalah 'lampu kuning' yang berarti boleh tapi harus bertanya dulu. Sedangkan menyentuh tangan adalah 'lampu hijau', yang artinya aman untuk improvisasi," papar Cinta.
Dengan adanya batasan yang jelas, para aktor tidak perlu lagi merasa ragu atau meraba-raba saat proses pengambilan gambar berlangsung. Kehadiran koordinator intim di lokasi syuting memastikan semua pihak merasa aman, terutama saat melakukan adegan dewasa.
Dukungan Pasangan Masing-Masing
Keterlibatan mereka dalam adegan-adegan sensitif rupanya tidak memicu konflik dengan pasangan masing-masing di dunia nyata. Randy Martin mengungkapkan bahwa kekasihnya, Lyodra Ginting atau yang biasa disapa Lyly memberikan dukungan penuh.
| Baca Juga: Bayu Skak Padukan Komedi Sci-Fi dan Budaya Madura Lewat Film Foufo
Mengingat Lydora juga berkarier di dunia hiburan sebagai penyanyi, ia sangat memahami profesionalisme seorang aktor.
"Lyly sangat suportif. Dia tahu pekerjaan saya dan dia sadar akan kebutuhan adegan di serial ini. Saya selalu bersikap jelas bahwa ini adalah pekerjaan profesional. Kemarin saat test cam, hasilnya sangat memuaskan dan kami semua senang," kata Randy.
Cinta Laura pun menuturkan hal yang sama terkait pasangannya, Arya Vasco. Menurut Cinta, Vasco yang juga berkecimpung di dunia akting sangat memahami risiko pekerjaan tersebut. Meskipun ada kemungkinan muncul rasa tidak nyaman saat menonton nanti, keduanya telah sepakat bahwa hal tersebut hanyalah bagian dari akting.
"Vasco tahu ada adegan seperti itu karena dia pun pernah melakukannya. Kami pasangan yang sangat terbuka dan sadar akan profesionalisme, meski tetap ada batasan kenyamanan. Saat ini dia juga sedang sibuk dengan proyek sinetron, jadi mungkin jarang bisa datang ke lokasi," tambah Cinta.
| Baca Juga: Masayu Anastasia Rasakan Pengalaman Autopsi Mayat dengan Dokter Forensik
Produksi Termahal Hitmaker Studios
Produser Hitmaker Studios, Rocky, menyatakan bahwa serial ini merupakan salah satu proyek terbesar dan termahal yang pernah mereka kerjakan. Menggabungkan elemen action dan thriller, serial ini ditargetkan menjadi tontonan berkualitas tinggi.
"Kami selalu memaksimalkan usaha untuk membuat serial terbaik. Ini adalah salah satu serial terbesar dan termahal kami karena penuh dengan aksi, thriller, dan sesuatu yang sangat menarik untuk penonton," tegas Rocky. (*)







