Tak Sabar Jumpa Penggemar, Afgan Deg-degan Campur Senang Jelang Konser Retrospektif
VIVIA MEDIA — Menjelang hari pertunjukan pada 18 Juli, berbagai persiapan terus dimatangkan musisi Afgan untuk memastikan konsernya bertajuk 'Afgan Retrospektif: The Concert' menjadi pengalaman yang berkesan.
Seluruh elemen utama konser mulai dari Afgan, Erwin Gutawa Orchestra, para kolaborator, paduan suara Paragita, hingga tim produksi melakukan latihan gabungan untuk menyatukan setiap detail pertunjukan pada Rabu (15/7/2026)
Latihan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna, Senayan, Jakarta, dan menjadi salah satu tahapan penting sebelum konser digelar.
Dalam sesi ini, Afgan bersama Erwin Gutawa Orchestra, para kolaborator, yakni Kris Dayanti, Mahalini, dan Petra Sihombing, paduan suara Paragita, serta seluruh tim kreatif menyempurnakan harmoni musik dan konsep panggung yang akan disajikan kepada penonton.
| Baca Juga: Jelang Tur Konser Anniversary, BIGBANG Bersiap Rilis Lagu Baru
Setiap babak konser akan dikemas seperti perjalanan dalam sebuah jurnal. Penonton akan diajak mengikuti berbagai fase kehidupan dan karya Afgan melalui rangkaian lagu, tata visual, serta konsep panggung yang telah dipersiapkan secara khusus.
Dengan dukungan teknologi produksi dan kolaborasi para talenta terbaik, konser ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi sekitar 4.000 penonton yang akan menyaksikan langsung di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center.
Bagi pemilik nama lengkap Afgansyah Reza ini, skala produksi yang besar bukan menjadi tujuan utama, melainkan cara untuk menyampaikan cerita dan membangun kembali koneksi dengan para pendengarnya.
“Banyak lagu yang saya bawakan nanti memiliki cerita masing-masing. Ada lagu yang mengingatkan saya pada awal perjalanan karier, ada juga lagu yang menjadi bagian dari perjalanan saya bersama para pendengar,” ujar Afgan.
| Baca Juga: Padi Reborn Luncurkan Konser Dua Delapan Versi Film Sinematik Bioskop
Sebanyak 30 lagu telah dikurasi dari hampir dua dekade perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air.
Menurut Afgan, konser retrospektif ini bukan hanya tentang dirinya, melainkan tentang semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
“Saya merasa perjalanan ini bukan hanya milik saya. Ada keluarga, tim, musisi, dan tentunya Afganisme yang selalu menemani saya. Jadi konser ini adalah bentuk apresiasi dan perayaan bersama,” kata pelantun lagu 'Pada Mu Ku Bersujud' itu.
Senang, Deg-Degan, dan Tidak Sabar Bertemu Penggemar
Memasuki momen konser yang kian dekat, Afgan mengaku merasakan berbagai emosi yang bercampur menjadi satu. Ada rasa bangga karena dapat menghadirkan pertunjukan besar setelah perjalanan panjang, namun juga ada rasa gugup karena ingin memberikan penampilan terbaik.
| Baca Juga: Kisah Haru Bernadya, Royalti Lagu Pertama Jadi Penyelamat Ekonomi Keluarga saat Pandemi
“Senang, deg-degan, excited, dan penuh harap, rasanya semuanya melebur menjadi satu di hari-hari menjelang Afgan Retrospektif: The Concert,” ungkap Afgan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya konser tersebut.
“Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan dukungannya untuk konser ini,” kata laki-laki kelahiran Jakarta, 27 Mei 1989 itu.
Bagi Afgan, tanggal konser tersebut bukan hanya menjadi perayaan perjalanan bermusik, tetapi juga momen untuk merayakan hubungan bersama keluarga, penggemar, dan orang-orang yang telah menemani langkahnya.
| Baca Juga: Lyodra Hingga Viky Sianipar Ramaikan Ajang Musik Internasional di Danau Toba
“Buat saya, tanggal 18 Juli nanti bukan hanya selebrasi dari perjalanan karya saya, tetapi selebrasi untuk semua, keluarga, Afganisme, dan setiap orang yang telah tumbuh bersama dengan lagu-lagu saya. Sampai ketemu di tanggal 18 Juli, rasanya sudah nggak sabar untuk membuat kenangan bareng kalian semua,” ujar Afgan.
Dukungan untuk Ekosistem Musik Indonesia
Bagi Seven Star Production, konser ini menjadi proyek besar yang telah dipersiapkan secara matang selama hampir satu tahun.
Promotor sekaligus CEO & Founder Seven Star Production, Dolly Sartika, mengatakan latihan gabungan tersebut menjadi momen penting karena seluruh konsep yang selama ini dirancang mulai menyatu menjadi sebuah pertunjukan utuh.
“Tinggal menghitung hari menuju konser dan kami sangat antusias melihat semua persiapan akhirnya menyatu dalam latihan gabungan hari ini. Selama hampir satu tahun terakhir, kami bersama seluruh tim mempersiapkan konser ini,” ujar Dolly Sartika.
| Baca Juga: Ada IShowSpeed dan Tom Cruise, Ini Selebriti Dunia yang akan Tampil di Upacara Penutupan Piala Dunia 2026
Perjalanan menuju Afgan retrospektif: The Concert juga mendapat dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI). SVP Marketing Communication BSI, Praka Mulia Agung, melihat Afgan sebagai salah satu musisi Indonesia yang mampu menjangkau pendengar dari berbagai generasi.
Menurutnya, Afgan tidak hanya menghadirkan karya dan hiburan berkualitas, tetapi juga merefleksikan perjalanan personal seorang musisi yang terus berkembang.
“Afgan merupakan salah satu musisi Indonesia yang berhasil menjangkau pendengar dari berbagai generasi. Tidak hanya menghadirkan karya dan hiburan berkualitas, tetapi juga merefleksikan perjalanan pribadinya menuju kehidupan yang semakin selaras dengan nilai-nilai kebaikan,” ujar Praka Mulia Agung. (*)







