Berbeda dengan angka kalori, dr Nadhira menyebut fitur pengukur detak jantung pada smartwatch memiliki tingkat akurasi yang jauh lebih baik.

“Jadi, kalau untuk mengukur heart rate, percentage errornya lumayan kecil, jadi cukup akurat mengukur detak jantung," jelasnya.

"Jadi kalau ketemu bos HR 150 itu benar, tapi kalau energy expenditure atau pengeluaran kalori itu dia percentage errornya tinggi banget,” tambahnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: