Hobi Membaca Buku Sambil Tiduran? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai
Di sisi lain, gerakan kendaraan membuat otot mata bekerja lebih keras untuk menjaga fokus sehingga mata menjadi cepat lelah.
Kebiasaan lain yang perlu dihindari adalah mengucek mata terlalu keras atau terlalu sering.
| Baca Juga: Ternyata ini Penyebab Selebgram Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi
Gesekan berulang dapat menimbulkan robekan mikroskopis pada permukaan mata dan pembuluh darah, sekaligus memindahkan bakteri dari tangan ke mata sehingga meningkatkan risiko infeksi.
Dalam jangka panjang, tekanan yang terus-menerus pada kornea juga dapat meningkatkan risiko keratoconus, yaitu kornea menipis dan berubah menjadi berbentuk kerucut sehingga memicu gangguan penglihatan.
Membaca dalam pencahayaan redup juga tidak disarankan. Saat cahaya minim, pupil akan melebar sehingga mata lebih sulit memfokuskan pandangan.
| Baca Juga: Nasib Kekasih Sarwendah, Foto Giorgio Antonio Lenyap dari Poster Seri 'Bunga di Tepi Jurang'
Otot-otot mata pun harus bekerja lebih keras, yang dapat membuat mata lelah, kering, dan terasa tegang.
Meski berbagai keluhan tersebut umumnya bersifat sementara dan akan membaik setelah mata diistirahatkan, Mehta menyarankan masyarakat menerapkan kebiasaan membaca dengan posisi tubuh yang baik. (*)







