Kemenangan Seina lahir dari sebuah kreasi bernama “Plot Twist”. Itu adalah minuman yang terinspirasi dari pengalamannya di dunia kreatif sebelum menjadi barista, saat ia sempat menulis skrip dan bekerja di balik kamera.

“Sebelum menjadi barista, saya memiliki pengalaman di dunia kreatif. Dari sana saya belajar bahwa sebuah cerita bisa memberikan kejutan. Itu yang kemudian saya tuangkan dalam minuman Plot Twist,” ujarnya.

Ketika merasakan Plot Twist, penikmat kopi akan merasakan karakter yang lembut dan nyaman. Namun, setelah beberapa saat, muncul sensasi berbeda yang memberikan kejutan.

Sebuah perubahan rasa yang tidak terduga, tetapi tetap berada dalam harmoni.

| Baca Juga: Avip Priatna dan The Resonanz Children’s Choir Wakili Indonesia ke Final European Grand Prix 2027

“Seperti sebuah film, awalnya terasa smooth, kemudian muncul perubahan yang membuat kita berpikir, ‘ke mana arah ceritanya?’ Tetapi pada akhirnya semuanya tetap menyatu dan memberikan pengalaman yang menyenangkan,” jelasnya.

Bagi Seina, itulah esensi dari sebuah kreasi kopi: bukan hanya memberikan rasa, tetapi juga membangun pengalaman.

Baginya, kopi Bali yang ia gunakan dalam kompetisi nasional baru permulaan. Ia ingin memperdalam eksplorasi terhadap kopi-kopi Indonesia lain di kompetisi Manila mendatang.

Kadek Seina saat pengumuman sebagai pemenang. Foto: Istimewa

“Indonesia punya banyak sekali cerita kopi yang bisa disampaikan. Sebagai negara produsen, kita memiliki banyak hal yang bisa kita bagikan,” ujar Seina.

| Baca Juga: Avip Priatna dan The Resonanz Children’s Choir Wakili Indonesia ke Final European Grand Prix 2027

Menyiapkan Langkah ke Manila

Di Manila, Seina akan bersaing dengan barista terbaik se-Asia Pasifik, termasuk dari Jepang dan Malaysia yang dikenal memiliki persiapan matang. Felicia mengatakan tim akan memberikan pendampingan penuh, mulai dari evaluasi teknis hingga penguatan cara Seina menyampaikan cerita dan konsep.

1 2 3

Tags: