Punya Anak Soft Spoken, Ternyata Ini Pola Asuh yang Diterapkan Indah Permatasari
Komitmen Parenting: Menjaga Karakter Positif
Meski merasa bangga dan bersyukur memiliki anak yang cerdas dan berperilaku baik, Indah Permatasari mengaku bahwa hal ini menjadi tanggung jawab besar atau 'Pekerjaan Rumah' (PR) baginya dan Arie Kriting. Ia sadar bahwa karakter positif anak tidak boleh dibiarkan tumbuh tanpa pengawasan.
"Satu sisi aku bersyukur, tapi di sisi lain ini jadi PR buat kami sebagai orang tua, sama Bang Arie. Sesuatu yang positif tidak mungkin kita lepas begitu saja. Kita harus melihat sisi-sisi mana yang akan terjadi ke depannya dan apa yang harus kita lakukan untuk menjaganya," tegas pemain film Wedding Agreement tersebut.
Indah menekankan pentingnya pendampingan konsisten agar karakter baik yang sudah terbentuk sejak dini tetap terjaga hingga Naka dewasa nantinya.
| Baca Juga: Indah Permatasari - Achmad Megantara Kenang Momen Kocak Syuting Film 'Ibadah dan Cinta' di Australia
Berbicara mengenai visi masa depan sebagai seorang ibu, Indah memiliki prinsip yang cukup modern dan reflektif. Ia tidak ingin menjadi sosok orang tua yang otoriter atau terlalu mendominasi kehidupan anaknya.
Tantangan Pola Asuh Beda Generasi
Bintang film Ibadah dan Cinta ini menyadari bahwa tantangan yang akan dihadapi generasinya akan jauh berbeda dengan generasi Naka di masa depan. Oleh karena itu, ia memilih pendekatan yang lebih cair, yakni dengan memposisikan diri sebagai teman bagi sang anak.
"Aku pengennya menjadi ibu yang baik saja, pengen berteman sama anak. Karena nanti generasi anak pasti beda banget sama generasi yang aku lewati saat kecil. Jadi PR-nya adalah bagaimana cara bisa berteman tanpa jarak yang terlalu jauh, tapi juga tidak menjadi terlalu dominan sebagai orang tua," jelasnya.
Indah juga mengingatkan bahwa predikat sebagai orang tua terkadang membuat seseorang lupa bahwa anak adalah individu merdeka yang memiliki perasaan.
"Kadang title orang tua membuat kita lupa kalau anak itu juga manusia. Jadi, aku harus berada di tengah-tengah. Semoga Naka menjadi anak yang baik, saleh, pintar, dan jenius. Amin," pungkasnya. (*)






