"Aku lumayan sering kebablasan, sifat Hana terlalu terbawa Hanin. Sering dimarahi sama Ibu (Sutradara), 'Na, jangan terlalu pecicilan ini Hana'. Karena secara pribadi, aku merasa Nayla itu lebih banyak Hanin-nya," tambahnya sembari tertawa.

Berlatih Dance Selama Sebulan Penuh

Selain tantangan akting ganda, Nayla juga dituntut untuk menjadi seorang dancer handal. Padahal, ia mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang menari. Hal ini sempat membuatnya merasa tertekan, namun kepercayaan dari tim produksi membuatnya bersemangat.

"Terus buat nge-dance-nya, aku latihan bareng teman-teman kurang lebih sebulan full. Dan kebetulan dari teman-teman semuanya, memang aku yang tidak ada basic dance sama sekali. Bisanya cuma tari semut doang," canda Nayla.

| Baca Juga: Poster Film 'Paket Santet' Bikin Kaget, Wajah Yasamin Jasem Hancur dan Bengkak

Ia mengaku bahwa menggerakkan badan sesuai irama adalah bagian tersulit karena menurutnya menari bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari dalam waktu singkat.

Namun, ia tidak mau menyerah. Nayla bahkan mencari inspirasi dari grup K-Pop kenamaan demi mendalami peran Hanin yang mahir menari.

"Nonton K-Pop juga jadi salah satu inspirasi, contohnya TWICE! Saat dikasih tantangan jadi dancer, aku langsung bilang 'Oke, siapa takut? Let’s go!'" tegasnya.

Ciptakan Bahasa Isyarat Khusus Hasil Brainstorming Mandiri

Salah satu detail paling menyentuh dalam serial ini adalah adanya komunikasi unik berupa bahasa isyarat antara Hana dan Hanin. Menariknya, gerakan tersebut bukan sekadar mengikuti standar yang ada, melainkan hasil kreativitas Nayla bersama sang sutradara, Dinna Jasanti.

| Baca Juga: Perdana Kesurupan, Adzwa Aurell Grogi Nakutin Shareefa Daanish di Film Sihir Tanah Kubur

"Di dalam skrip ada penjelasan tentang ASL Forever Together. Terus aku sama Bu Dinna diskusi, apa gerakan yang bisa dibawa sampai mereka besar sebagai simbol kedekatan mereka?" cerita Nayla.

1 2 3

Tags: