Padahal, setiap negara memiliki karakter pasar yang berbeda, mulai dari kebutuhan konsumen, ukuran produk, material, gaya hidup, hingga pola distribusi. Kebutuhan pasar di Prancis, misalnya, tidak sama dengan Jepang atau Amerika Serikat.

Cultural Attaché Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Carol Meyer, menambahkan bahwa internasionalisasi sejatinya bukan sekadar soal kesempatan tampil di luar negeri. Yang lebih penting adalah membangun pemahaman tentang cara kerja industri mode global, sekaligus memperluas jaringan dengan buyer, retailer, sekolah mode, hingga museum.

Menurutnya, desainer perlu memahami bagaimana pasar bekerja dan bagaimana membangun koneksi yang berkelanjutan, bukan hanya transaksi sesaat.

Ketika Dua Budaya Melebur dalam Satu Karya

Salah satu pendekatan yang belakangan terbukti efektif adalah kolaborasi lintas budaya melalui proses co-creation antara desainer dari latar belakang berbeda.

| Baca Juga: Lebih dari Sekadar Kaos: Ini Lima Cara Tetap Gaya Hanya dengan Satu T-Shirt

Di Lombok, perpaduan teknik tailoring Prancis dengan tenun dan songket lokal melahirkan koleksi bertajuk GARUDA, yang menginterpretasikan simbol Garuda secara kontemporer.

Sementara di Mojokerto, kolaborasi serupa menghasilkan AU LARGE, yang mengolah batik dan budaya pesisir Jawa berdampingan dengan inspirasi maritim Prancis dalam siluet modern.

Menurut Carol Meyer, esensi dari kolaborasi semacam ini bukan sekadar mempertemukan dua desainer, melainkan mendorong mereka benar-benar menciptakan sesuatu bersama, mempertemukan craftsmanship Indonesia dengan teknik mode Prancis dalam satu karya yang lahir dari proses kolaboratif, bukan sekadar hasil akhir yang ditempel-tempel.

"Kami ingin para desainer Indonesia bertemu buyer, retailer, sekolah mode, museum, hingga para profesional di Prancis. Mereka perlu memahami bagaimana pasar bekerja, bagaimana kebutuhan setiap negara berbeda, dan bagaimana membangun koneksi yang berkelanjutan," kata Carol.

| Baca Juga: Fashion Fails! Intip Busana Terburuk Selebriti di Final Piala Dunia 2026

Manfaatnya pun tidak hanya dirasakan desainer. Thresia mencatat bahwa para artisan lokal yang terlibat dalam proses kreatif turut mendapat tantangan baru ketika bekerja dengan kreator dari latar belakang berbeda, sebuah pengalaman yang pada akhirnya melahirkan perspektif dan peluang yang lebih luas bagi mereka.

1 2 3

Tags: