Evan juga meminta bantuan temannya melacak posisi ponsel Jesslyn. "Evan juga minta tolong ke temannya untuk mencari tahu posisi HP-nya Jesslyn. Menurut Evan, HP-nya masih memancar dari rumah orang tuanya yang di Ancol, yang di Puri Jimbaran," kata Andi.

Penyelidikan di lokasi kejadian pun menemui kendala. Menurut Andi, kamera pengawas di restoran disebut tidak berfungsi sejak tiga bulan sebelum peristiwa terjadi.

| Baca Juga: Unik! Ibu di Wonosobo Beri Nama Anak 'Muhammad MBG Subianto'

Selain kejanggalan di lokasi kejadian, respons keluarga Jesslyn turut menjadi sorotan. Andi, yang juga menjadi kuasa hukum NAH selaku teman dekat Jesslyn yang membuat laporan, mengungkapkan bahwa penyidik sempat mendatangi kediaman orang tua Jesslyn di kawasan Puri Jimbaran, Ancol, usai olah tempat kejadian perkara. Namun kedatangan itu ditolak pihak keluarga.

"Setelah olah TKP kemarin, penyidik kemarin sempat mendatangi kediaman orangtua Jesslyn di daerah Puri Jimbaran Ancol. Tapi ternyata ditolak pihak keluarga, keberatan dengan kehadiran pihak penyidik ke lokasi," ujar Andi.

Ia mengaku heran dengan sikap keluarga tersebut. "Padahal menurut saya seharusnya kan dari pihak keluarga bisa merespons dengan baik ya. Nah kami juga tidak mengerti kenapa seperti itu responsnya," sambungnya.

Sementara itu, Evan mengaku tidak dapat berbuat banyak untuk menggali informasi dari keluarga calon istrinya karena komunikasi di antara mereka memang sangat terbatas, bahkan sejak sebelum insiden ini terjadi. Hingga kini, Evan disebut hanya berkomunikasi secara intens dengan penyidik kepolisian dan NAH.

| Baca Juga: Buntut Ejek Amanda Zahra, Dokter Ini Dibebastugaskan Sementara oleh Klinik Kecantikan

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyatakan, dari pendalaman sementara, Jesslyn telah meninggalkan Indonesia menuju ke Kuala Lumpur, bersama dua kerabatnya pada 14 Juli. Mereka berangkat melalui Semarang, Jawa Tengah.

Ini terjadi satu hari setelah Jesslyn diduga menjadi korban penculikan.

Disampaikan Roby, pihaknya bakal memeriksa dua kerabat Jesslyn yang diduga bersamanya pergi ke Kuala Lumpur. Termasuk, juga akan meminta keterangan dari ayah Jesslyn.

"Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat," ucap dia, Selasa (21/7/2026). (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: