Bukan Bikin Mulus, Bahan Dapur untuk Skincare DIY Ini Justru Bahaya untuk Kulit
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Beberapa orang mungkin pernah menggunakan bahan-bahan dapur untuk membuat skincare DIY (Do It Yourself alias buat sendiri). Namun beberapa bahan ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kulit.
Bahan-bahan dapur memang terlihat menarik dan praktis untuk digunakan sebagai perawatan wajah. Biasanya resep DIY dipilih sebagai alternatif skincare alami dan terjangkau.
Ada juga orang yang menggunakan resep alami untuk menghindari efek samping bahan kimia, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sangat sensitif.
| Baca Juga: Praktis dan Hemat, Ini Cara Mengolah Timun Jadi Skincare Kaya Manfaat
Sayangnya, tidak semua bahan dapur aman diolah sendiri sebagai produk perawatan kulit. Bukannya glowing, skin barrier (lapisan pelindung kulit) justru rusak. Akibatnya, sejumlah masalah kulit pun muncul, mulai dari iritasi hingga jerawat.
Berikut ini bahan-bahan dapur yang tidak bisa diolah menjadi skincare DIY, dilansir VIVIA Media dari berbagai sumber.
Lemon dan Jeruk Nipis
Beberapa produk skincare yang dijual di pasaran mengandung ekstrak lemon. Kandungan vitamin C-nya dipercaya mampu mencerahkan kulit dan mengatasi jerawat. Tak heran sejumlah orang mengira buah satu itu bisa digunakan langsung ke wajah sebagai campuran masker DIY.
| Baca Juga: Apa Pekerjaan Kadam Sidik? Pendakwah Muda yang Beri Mahar Rp1 Juta dan Tafsir
Namun, tingkat keasaman lemon yang tinggi (sekitar pH 2) membuat bahan tersebut tidak baik untuk kulit. Apabila menggunakannya langsung ke kulit yang normalnya memiliki pH 4.5 - 5,5 skin barrier akan rusak.
Selain itu, senyawa psoralen dalam jeruk sensitif terhadap sinar matahari, sehingga akan memicu pigmentasi berat, kulit melepuh, dan menimbulkan sensasi terbakar.
Baking Soda
1 2







