Aktivitas kreatif seperti seni dan musik menjadi salah satu sarana yang efektif untuk membantu anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun hubungan sosial sejak dini.

Empat Peran Penting Orang Tua

Bagi Ayoe, tugas orang tua bukan menentukan jalan hidup anak, melainkan menjadi pendamping selama proses eksplorasi berlangsung. Ia merangkum peran tersebut dalam empat langkah sederhana: memfasilitasi, mengamati, mendukung, dan mengapresiasi.

“Orang tua perlu memfasilitasi anak dengan berbagai pengalaman. Dari situ, amati aktivitas mana yang membuat anak paling bersemangat, paling menikmati prosesnya, atau menunjukkan kemampuan yang menonjol dibandingkan teman sebayanya. Setelah itu, berikan dukungan terhadap apa yang mereka sukai, lalu jangan lupa mengapresiasi setiap langkah kecil yang mereka capai,” jelasnya.

| Baca Juga: Bekal Makan ke Sekolah Bisa Jadi Bahasa Cinta Orangtua untuk Anak

Menurut Ayoe, apresiasi tidak harus diberikan ketika anak berhasil menjadi juara atau memperoleh prestasi tertentu.

Justru, penghargaan terhadap usaha-usaha kecil akan membantu membangun motivasi dari dalam diri anak.

“Every little step dan baby step perlu diapresiasi. Dari situlah anak belajar bahwa prosesnya sama pentingnya dengan hasil yang dicapai,” ujarnya.

Kesempatan belajar, lanjut Ayoe, tidak selalu hadir melalui kegiatan atau kelas khusus. Dalam keseharian, orang tua dapat menghadirkan stimulasi melalui berbagai aktivitas sederhana yang dilakukan bersama anak.

| Baca Juga: Tren Baru Gen-Z: Detoks Media Sosial Demi Mental yang Lebih Sehat

Mulai dari mengajak anak memasak, berkebun, bermain, membaca buku, hingga mengobrol mengenai pengalaman sehari-hari dapat menjadi ruang eksplorasi yang memperkaya kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan memecahkan masalah.

"Yang paling penting bukan hanya aktivitasnya, tetapi kualitas interaksi yang terbangun selama proses tersebut,” kata Ayoe.

1 2 3

Tags: