Rekomendasi Film Horor Deddy Corbuzier: Seram Tanpa Jumpscare
VIVIA MEDIA — Film horor masih menjadi salah satu tontonan kesayangan masyarakat Indonesia. Deddy Corbuzier memberikan salah satu rekomendasinya.
Hal tersebut diungkap di podcast YouTube-nya belum lama ini. Sayangnya, ia tidak menyebutkan judul film yang dimaksud.
Tetapi menurutnya, itu adalah film paling menyeramkan yang pernah ia tonton. Menariknya, tidak ada banyak jumpscare di film tersebut.
Dia menceritakan, film itu berkisah tentang proses autopsi mayat. Tidak ada hantu maupun adegan mengerikan lainnya yang muncul.
| Baca Juga: Aura Farming Benny Safdie di 'The Odyssey' Curi Perhatian, Ini Pemeran Agamemnon Lainnya
Mayat yang menjadi objek utama film pun tidak hidup kembali atau bergerak tiba-tiba, seperti yang biasa ditemui di tayangan horor lainnya.
Meski demikian, entah bagaimana film tersebut sukses membuatnya ngeri.
“Itu salah satu film yang menurut gue serem banget karena cara bikinnya bagus, terus seremnya nggak yang jumpscare-jumpscare gitu. Kan sering bikin capek ya kalau jumpscare,” ungkapnya, dilansir dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, film tersebut terasa menyeramkan karena bisa menyerang psikologi penontonnya tanpa hantu.
“Psychological banget. Jadi kayak film ‘Obsession’ (2026) gitu. Dibilang film setan bukan, tapi psychological banget,” ungkapnya.
| Baca Juga: Diduga Diculik, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Ditengarai Sudah Tak Ada di Jakarta
Sinopsis FIlm 'The Autopsy of Jane Doe'
Berdasarkan penelusuran Vivia Media, film horor yang dimaksud Deddy Corbuzier adalah ‘The Autopsy of Jane Doe’ (2016).
Itu adalah film horor supranatural garapan sutradara Andre Ovredal yang memadukan kisah misteri dengan suasana mencekam di kamar mayat yang sempit.
Kisahnya berpusat pada dua ahli tim forensik sekaligus pasangan ayah-anak bernama Tommy Tilden (diperankan Brian Cox) dan Austin Tilden (Emile Hirsch). Mereka menjalankan sebuah kamar mayat keluarga di rumah mereka.
Suatu hari, mereka mendapat kiriman mayat tanpa nama alias Jane Doe (Olwen Catherine Kelly) dari pihak kepolisian. Ayah-anak Tilden diharapkan bisa menemukan penyebab kematian mayat misterius itu sebelum pagi tiba.
| Baca Juga: Sheila Dara Temukan Lagi Kisah Kebaya Warisan Keluarga Lewat Film 'Jalan Pulang'
Autopsi pun dilakukan, tapi Tommy dan Austin justru dibuat bingung karena mereka menemukan banyak kejanggalan medis yang tidak masuk akal.
Mereka lalu menyadari bahwa Jane Done belum sepenuhnya “mati”.
Film ‘The Autopsy of Jane Doe’ telah meraih beberapa penghargaan dan nominasi di berbagai ajang dan festival, khususnya untuk genre horor dan sinema fantasi.
Film yang mendapat rating 86 persen di Rotten Tomatoes itu bisa ditonton di Netflix. (*)







