VIVIA MEDIA — Nama selebgram Nabila Gardena tengah viral di media sosial. Ia terungkap adalah menantu dari Alwin Albar, Mantan Direktur Operasional PT Timah yang terjerat kasus korupsi dengan nilai kerugian negara mencapai Rp300 triliun.

Sebagai informasi, Alwin Albar dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 750 juta setelah dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015-2022.

Kasus tersebut sempat menghebohkan publik pada 2025 lalu karena turut menjerat suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis. Pria itu dihukum penjara 20 tahun dan denda Rp1 miliar.

Status Nabila sebagai menantu Alwin terungkap setelah netizen menilik kembali potret-potret pernikahannya dengan suaminya, Harits Muhammad Albar. Mereka mendapati ada sosok Alwin di foto bersama keluarga.

| Baca Juga: TikTokers Mondy Tatto Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan, Diduga Dipicu Cinta Segitiga

Salah satu unggahan tentang Nabila Gardena yang viral. Foto: Dok. tangkapan layar Threads

Diketahui, pasangan itu resmi menikah pada 28 Desember 2020, jauh sebelum kasus korupsi koruptor berusia 57 tahun tersebut terungkap. Keduanya telah dikaruniai dua buah hati.

Netizen di media sosial ramai mengkritik Nabila Gardena karena hubungannya dengan mertua koruptor. Bahkan muncul asumsi liar bahwa ia juga menikmati 'uang haram' dari ayah suaminya.

Nabila Gardena dan suaminya, Harits Muhammad Albar. Foto: Dok. Instagram @nabilagardena

Pasalnya, wanita kelahiran 9 Januari 1997 itu kerap kali menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial. Termasuk memamerkan koleksi tasnya dari brand luxury hingga momen liburan ke luar negeri.

| Baca Juga: Dijadikan Kurir Narkoba, Kucing ini Ditangkap Petugas Lapas di Rusia

Sebagian netizen meragukan apakah barang-barang tersebut memang benar-benar dibelinya dari hasil kerja keras sebagai influencer.

Di sisi lain, pekerjaan suami Nabila juga menjadi sorotan. Harits Muhammad Albar diketahui bekerja sebagai manajer di salah satu perusahaan Big 4.

Big 4 adalah istilah untuk menyebut empat firma audit dan jasa profesional terbesar di dunia, yaitu PwC, EY, Deloitte, dan KPMG, yang memiliki cabang di Indonesia.

1 2

Tags: