Kunjungan Aisar Khaled ke Anak Korban Amuk Massa di Bali Tuai Pro Kontra
VIVIA MEDIA — Kreator nonten asal Malaysia, Aisar Khaled, menjadi sorotan usai mengunjungi Kesya, anak dari pria yang tewas akibat diamuk massa karena diduga mencuri ayam di Bali.
Meski diniatkan sebagai bentuk kepedulian, aksi tersebut justru menuai pro dan kontra di media sosial.
Momen kunjungan itu dibagikan Aisar melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (28/7/2026).
Dalam unggahannya, dia terlihat membawa boneka berukuran besar sebagai hadiah untuk Kesya.
| Baca Juga: Dituding Ganggu Penumpang Pesawat, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara
"Kamu kehilangan sosok ayah, tetapi kamu tidak akan pernah kehilangan cinta dan kasih sayang dari orang-orang di sekelilingmu. Kesya anak baik," tulis Aisar.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen. Sebagian warganet memberikan apresiasi atas kepedulian Aisar terhadap keluarga korban.
Namun, tak sedikit pula netizen yang melontarkan kritik. Mereka menilai aksi Aisar lebih terkesan sebagai upaya mencari simpati publik dibanding murni aksi kemanusiaan.
| Baca Juga: Siapa Nabila Gardena? Selebgram Menantu Koruptor Timah Rp300 Triliun yang Viral
Perdebatan semakin memanas karena ayah Kesya diduga mencuri ayam aduan. Selain itu, sejumlah netizen juga mengungkit latar belakang korban yang diketahui pernah menjadi residivis kasus pencurian cengkih pada 2018 di wilayah hukum Polres Tabanan.
Di sisi lain, sebagian pengguna media sosial berpendapat masih banyak anak-anak lain yang hidup dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serupa.
Salah satu kasus yang turut disinggung adalah anak perempuan kelas 4 SD di Purwakarta, Jawa Barat.
1 2







