Libatkan Anak di Bawah Umur saat Promosi Vape, YouTuber Bigmo Dilaporkan ke KPAI
VIVIA MEDIA — YouTuber Bigmo dilaporkan ke sejumlah lembaga oleh kreator konten Sadam Permana atas dugaan pelibatan anak di bawah umur dalam promosi produk vape.
Sadam mengaku telah melaporkan kasus tersebut kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komnas Perlindungan Anak, hingga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
"Live streamer ini mempromosikan produk dewasa dan meminta anak-anak mempromosikannya. Sangat berbahaya sekali dan ini harus dikawal secara tuntas dan harus proses hukum, teman-teman," ujar Sadam di Instagram pada Jumat (31/7/2026).
| Baca Juga: Malik Bawazier Diisukan Selingkuh, Cut Keke: Aku Rasa Itu Fitnah
Sebelumnya, kontroversi bermula saat Bigmo melakukan siaran langsung. Namun saat sejumlah anak kecil mendatanginya untuk meminta foto, pemilik nama lengkap Muhammad Jannah itu justru meminta anak-anak tersebut menyebutkan serta mempromosikan merek vape tertentu di depan kamera.
Menanggapi kontroversi tersebut, Bigmo akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Melalui video yang diunggah di kanal YouTube Niceguymo pada 31 Juli 2026, dia mengakui bahwa tindakan dan perkataannya merupakan sebuah kesalahan.
"Melalui video ini, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan saya yang telah menimbulkan kegaduhan dalam beberapa hari terakhir," kata Bigmo.
| Baca Juga: Jefri Nichol Unggah Foto Bareng Cewek Cantik, Netizen: Siapa Lagi Jef?
"Saya mengakui bahwa apa yang saya lakukan adalah sebuah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan," lanjutnya.
Bigmo menyadari bahwa produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa dan tidak boleh dipromosikan kepada anak di bawah umur sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya menyadari bahwa produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa dan tidak diperuntukkan kepada anak di bawah umur sesuai regulasi," ujarnya.
Selain meminta maaf kepada publik, Bigmo turut meminta maaf kepada sejumlah brand yang pernah bekerja sama dengannya.
| Baca Juga: Baila Fauri dan Ivar Jenner Kepergok Jalan Bareng, Pacaran?
"Saya juga ingin meminta maaf kepada seluruh brand yang pernah bekerja sama dengan saya. Saya sangat menyesal karena permasalahan yang menjadi tanggung jawab pribadi saya ini turut menyeret nama baik pihak lain," ujar Bigmo.
Dia juga menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan dalam siaran langsung tersebut merupakan keputusan pribadi dan tidak berasal dari arahan pihak lain.
"Saya ingin menegaskan bahwa apa yang saya sampaikan dalam siaran langsung tersebut sepenuhnya merupakan keputusan dan tanggung jawab saya pribadi," tegasnya.
"Tidak ada arahan, instruksi, ataupun brief dari pihak mana pun yang mengarahkan saya untuk melakukan atau menyampaikan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku," lanjut saudara Resbob itu.
| Baca Juga: Anak Tantri Kotak Raih Medali Emas di Ajang Paduan Suara Internasional
Sementara itu, perusahaan vape Tazelab mengumumkan penghentian kerja sama dengan Bigmo setelah muncul kontroversi tersebut.
Melalui pernyataan resminya, Tazelab menyebut telah mengetahui adanya kritik publik terkait cuplikan video yang beredar di media sosial.
"Tazelab memahami adanya perhatian dan diskusi publik terkait cuplikan video yang saat ini beredar di media sosial. Kami menghargai setiap masukan yang disampaikan masyarakat dan memandang hal ini sebagai sesuatu yang perlu kami respons secara terbuka," tulis pihak Tazelab. (*)







