Tiwi T2 Ungkap Alasan Operasi Tahi Lalat Hingga Rencana Facelift
VIVIA MEDIA — Pratiwi Dwiarti alias Tiwi T2 mengungkap pendapat terkait operasi plastik (oplas) di umurnya yang sudah menginjak 40 tahun. Sejauh ini ia belum pernah melakukan prosedur tersebut untuk tujuan estetika.
Sama seperti orang di usianya, Tiwi juga menghadapi krisis usia alias midlife krisis. Hal tersebut bahkan sudah dirasakannya sebelum ia menginjak usia kepala empat.
“Aku sempat mengalami krisi tahu pas menuju 40 ini. Dari umur 37 tahun kayak aduh takut. Takutnya gini, ‘Masih hidup nggak ya umur 40 tahun?',” ucapnya, dilansir dari YouTube Trans7 Official, Jumat (31/7/2026).
Krisis yang dirasakan bukan datang dari penampilan, melainkan fakta bahwa ia bertambah tua.
| Baca Juga: No Oplas! Istri Dustin Tiffani Bongkar Rahasia Glow Up yang Bikin Pangling
“Karena ini aja sih, ya udah umur 40. Itu buat aku kayak ‘Ini gimana ya? Belum siap tua',” ungkapnya.
Terlepas dari itu, Tiwi T2 memiliki wajah yang awet muda. Kerutannya terlihat samar dan wajahnya masih kencang.
Saat ditanya rahasianya, ibu dari dua anak itu mengaku belum pernah melakukan operasi plastik (oplas). Namun ia tidak menampik mungkin akan melakukannya di masa depan apabila diperlukan.
“Nggak, belum (melakukan oplas). Kalau keinginan, memang ada keinginan,” akunya.
Adapun oplas yang sudah diincarnya, yaitu facelift. Itu adalah prosedur bedah kosmetik yang bertujuan untuk mengencangkan dan meremajakan kulit di area wajah dan leher.
| Baca Juga: Enam Tahun Menghilang dari Runway, Billy Tjong Kembali Demi Mencetak Generasi Baru Desainer
“Ada facelift dikit nanti kalau memang sudah waktunya,” ungkapnya.
Di sisi lain, Tiwi T2 ternyata pernah melakukan operasi pengangkatan tahi lalat. Tindakan tersebut diambil karena tahi lalat yang berada di dekat mata kanannya terus membesar seiring bertambahnya usia.
Khawatir tanda lahir itu memberi efek buruk, ia pun memutuskan untuk menghilangkannya.
“Dia (tahi lalat) hidup, kayak membesar gitu. Sekarang rasanya wajah jadi lebih bersih gitu. Soalnya kan tahi lalat yang hidup nggak boleh kena sentuhan,” jelasnya.
“Kata dokter pun, setelah dilihat secara saksama, ternyata tahi lalatnya ada tiga yang kemudian jadi satu. Jadi pas diangkat itu ada tiga akarnya,” lanjutnya.
| Baca Juga: Rahasia Tantri Kotak Turun 9 Kg Tanpa Menyiksa Diri: Dengar Sinyal Tubuh
Ia menyatakan, mengangkat tahi lalat sebaiknya dilakukan saat masih muda agar proses penyembuhannya lebih cepat.
“Jadi mendingan diangkat pas struktur kulitnya masih bagus jadi penyembuhannya lebih cepat,” ucapnya.
Dilansir dari berbagai sumber, tahi lalat yang aktif membesar memang perlu perhatian khusus, terutama apabila pertumbuhannya ganas.
Tahi lalat yang membesar secara cepat menunjukkan dan perubahan wujud tidak biasa kemungkinan adalah kanker kulit. Maka dari itu, konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pengangkatan. (*)







