VIVIA MEDIA — Konten podcast di kanal YouTube Denny Sumargo belakangan ini menjadi pusat perhatian publik. Tayangan bertajuk 'Curhat Bang Denny Sumargo' yang menghadirkan Sarwendah pada akhir Juli lalu memicu gelombang reaksi keras dari warganet.

Denny Sumargo, yang kerap disapa Densu, kini tengah berada di pusaran kritik karena dianggap tidak netral dan memberikan panggung yang lebih memihak kepada mantan istri Ruben Onsu tersebut.

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Denny Sumargo akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi kronologi serta alasannya di balik penayangan konten yang menghebohkan tersebut.

Mengaku Sempat Menolak Permintaan Sarwendah

Jauh sebelum video tersebut diunggah dan menjadi konsumsi publik, Denny mengungkapkan bahwa Sarwendah sebenarnya sudah menghubungi dirinya sejak beberapa minggu sebelumnya.

| Baca Juga: Ruben Onsu Ketahuan Selingkuh, Sarwendah Rilis Bukti CCTV Pertengkaran Full!

Mantan personel Cherrybelle tersebut berniat menggunakan hak jawabnya untuk memberikan klarifikasi terkait berbagai pemberitaan miring mengenai keretakan rumah tangganya.

Namun, Denny mengaku sempat menolak permintaan tersebut pada awalnya. Ia menilai situasi saat itu masih terlalu panas dan belum kondusif bagi Sarwendah untuk berbicara di ruang publik.

"Aku bilang nanti aja dulu, tenangin diri dulu lah. Yang terjadi aku lihat, lebih baik diselesaikan secara internal aja," ujar Denny Sumargo saat memberikan keterangan kepada awak media di Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2026).

Aktor 44 tahun ini menekankan bahwa awalnya ia lebih menyarankan agar persoalan rumah tangga tersebut tidak perlu ditambah kegaduhannya melalui media.

| Baca Juga: Sarwendah Menangis, Ceritakan Anak Dibully di Sekolah Imbas Konflik dengan Ruben Onsu

Jadi Sasaran Kritis Fans Dua Kubu

Meski niat awalnya adalah memberikan dukungan moral agar masalah rumah tangga tersebut segera selesai, Denny justru mendapati dirinya menjadi sasaran kritik dari dua kubu penggemar yang berbeda.

Denny menjelaskan bahwa dirinya berada di posisi yang dilematis karena baik fans Ruben Onsu maupun fans Sarwendah yang sama-sama merasa keberatan dengan cara ia membawakan podcast tersebut.

"Aku membaca dua sisi. Jadi sisi yang A, sisi dari pihak RO (Ruben Onsu) fans-nya bilang kalau gua memihak pada Sarwendah karena pertanyaan gua kurang. Nah, yang Sarwendah fans-nya malah bilang gua berpihak pada RO karena gua terlalu mengiyakan pengacaranya," jelas Denny.

Baginya, reaksi pro-kontra tersebut adalah hal yang wajar dalam sebuah isu yang sudah terekspos secara luas.

| Baca Juga: Pengacara Bongkar Chat Sarwendah, Picu Rumor Liar soal Penyakit Ruben Onsu

"Jadi dua-duanya berkeberatan sih sebenarnya. Jadi menurut aku ya itu wajarlah, itu pasti akan ada pro-kontra di situ, it's okay," tambahnya dengan tenang.

Menanggapi Tudingan "Blunder" dari Kedua Pihak

Isu mengenai adanya pernyataan yang dianggap blunder', Denny menilai bahwa label 'blunder' tersebut hanyalah masalah sudut pandang atau Point of View (POV) masing-masing pendukung.

"Ya itu dari POV dari dua fans-nyalah. Yang satu bilang yang pihak RO blunder, yang satu bilang pihak SW blunder. Jadi sebenarnya diputar mereka sih," kata Densu.

Komitmen Seimbang

Sebagai pemilik media podcast, Denny Sumargo menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga keseimbangan informasi atau cover both sides. Ayah satu anak ini menjelaskan bahwa setelah menyetujui permintaan Sarwendah, ia merasa memiliki kewajiban moral dan profesional untuk mengundang pihak Ruben Onsu.

| Baca Juga: Ruben Onsu Bantah Terjerat Pinjol, Lawan Tuduhan Sarwendah dengan Bukti Ini

"Awalnya kan dari Sarwendah, kemudian nggak mungkinlah kita nggak undang dari pihak RO karena ini kan podcast sebagai media kan. Karena kalau satu sisi kan pesannya nggak both side, nggak bagus gitu," tegasnya.

Meskipun Ruben Onsu tidak hadir secara langsung, Denny memastikan bahwa suara dari pihak Ruben tetap terwakili melalui penasehat hukumnya (PH), yakni Minola Sebayang.

"Jadi sebelum rilis Sarwendah kita juga invite dari RO supaya kalau dia berkenan hadir, tapi akhirnya dia bisa hadir dari PH," lanjutnya lagi.

Ketakutan Terbesar: Khawatir Menambah Kekacauan

Di balik keberaniannya menayangkan konten sensitif tersebut, Denny Sumargo mengakui adanya kekhawatiran yang mendalam. Ia merasa terbebani jika platform miliknya justru membuat keadaan semakin buruk bagi kedua belah pihak.

| Baca Juga: Dari Persoalan Anak, Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar ke Perselingkuhan-Tuduhan HIV

Saat ditanya apakah ada ketakutan saat menerima permintaan klarifikasi tersebut, Denny menjawab dengan jujur.

"Ooh iya, ada satu ketakutan yang mana saya takutnya nanti malah jadi pada blunder. Ya pada blunder, jadi tambah kacau," aku Denny.

Menutup keterangannya, Densu berharap agar segala tudingan perselingkuhan atau sahut-menyahut di media sosial segera dihentikan demi kebaikan bersama.

"Saran? Gua pikir semua orang pasti pengen mereka damailah ataupun membawa masalah ini ke ruang pribadi lah," pungkasnya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: