VIVIA MEDIA — The Metropolitan Museum of Art dan Vogue telah mengumumkan tema pameran Met Gala 2027, yaitu 'John Galliano: Horizon'. Sayangnya, pemilihan tema tersebut menuai kontroversi.

John Galliano sendiri merupakan desainer kenamaan Inggris yang telah berkecimpung di dunia fashion sejak tahun 1980-an. Sayangnya, di balik karirnya yang cemerlang, ia sempat tersandung skandal rasisme.

Kembali ke tahun 2011, John yang saat itu bekerja sebagai creative director di rumah mode Dior terjerat kasus tindak pidana ujaran kebencian.

Ia dinyatakan bersalah atas tuduhan memaki pengunjung sebuah bar di Paris dengan hinaan antisemit (sikap kebencian terhadap orang Yahudi), serta mengatakan kalimat, 'saya mencintai (Adolf) Hitler' saat mabuk.

| Baca Juga: Enam Tahun Menghilang dari Runway, Billy Tjong Kembali Demi Mencetak Generasi Baru Desainer

Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman denda terhadapnya. Sementara Dior langsung memecatnya.

Skandal tersebut membuat John Galliano memutuskan vakum selama beberapa tahun. Ia mengaku bersalah dan mengungkap bahwa dirinya menderita kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Pria kelahiran 28 November 1960 itu sempat menjalani rehabilitasi sebelum kembali ke industri mode pada 2014, dan terus eksis hingga sekarang.

Mengenal John Galliano

John merupakan lulusan kampus mode legendaris, Central Saint Martins London. Setelah lulus, ia mendirikan studionya sendiri di London dan karirnya berkembang pesat dalam waktu singkat.

| Baca Juga: Intip Koleksi Tas Hermes Lamine Yamal, Juara Piala Dunia 2026 yang Punya Selera Mewah

Karya-karyanya sukses memikat publik, khususnya para pencinta fashion. Ia bahkan dijuluki sebagai 'boy wonder' alias anak ajaib karena bakatnya yang luar biasa dalam merancang busana.

John, yang merupakan putra tukang ledeng, pernah meraih empat kali penghargaan British Designer of the Year pada tahun 1987, 1994, 1995, dan 1997. Karya-karyanya debut di Paris Fashion Week pada 1991.

Sayangnya, karir pria itu tidak selalu berjalan mulus. Ia pernah beberapa kali mengalami kebangkrutan karena kesulitan mendapatkan investor.

Popularitasnya kembali menanjak setelah ditunjuk menjadi creative director untuk Givenchy pada 1995. Lalu dipindahkan ke Dior pada 1996.

Selama bergabung di Dior, John Galliano menciptakan sejumlah item fashion ikonik, termasuk Dior Saddle Bag.

| Baca Juga: Istri Alex Abbad, Nadya Naufel Ternyata Bikin Gaun Pengantin Sendiri

Setelah skandal ujaran rasisme menghancurkan karirnya pada 2011, John resmi melangkah kembali ke dunia fashion sebagai creative director untuk Maison Margiela.

Dalam sebuah wawancara, John Galliano berharap publik dapat menerima permintaan maaf dan penyesalannya, serta memberikannya kesempatan kedua untuk menebus dosanya.

Anna Wintour Minta 'Restu' Pemuka Yahudi

Menurut laporan New York Times, Anna Wintour selaku direktur editorial global Vogue sekaligus Ketua Met Gala 2027 dikabarkan meminta restu kepada pemuka agama Yahudi.

Ia memohon izin untuk menjadikan John Galliano sebagai tema utama acara amal tahunan bergengsi dunia tersebut.

Menurut Anna Wintour, perjalanan karir John Galliano tidak bisa diabaikan hanya karena satu kesalahan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: