VIVIA MEDIA — Tragedi gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 di kota Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu memicu ledakan di Aeon Mall Kumamoto. Salah seorang pekerja wanita tewas terjebak di dalam gedung.

Melansir dari laporan sejumlah media Jepang, wanita tersebut merupakan karyawan di sebuah toko aksesoris bernama Habita. Namanya Kurumi Otake, usianya 22 tahun.

Miris, Otake sebenarnya bisa saja selamat. Saat gempa mengguncang, ia bersama salah seorang rekannya (25 tahun) langsung membantu para pengunjung mal untuk keluar gedung.

Mereka berhasil keluar dan mengevakuasi diri ke area parkir luar. Di sana, ia secara tidak sengaja bertemu bibi dan sepupunya yang kebetulan sedang berbelanja di mal.

| Baca Juga: Cerita di Balik Viralnya Kasus Pencurian Ayam di Tabanan Bali

Tidak lama setelahnya, Otake memberitahu bibinya bahwa ia harus kembali ke dalam gedung karena disuruh perusahaan untuk mengamankan uang hasil penjualan.

"Dia diminta oleh perusahaan untuk memasukkan uang hasil penjualan ke dalam brankas, jadi dia harus kembali ke toko," kata seorang kerabat, dikutip dari News NNN, Senin (3/8/2026).

Kerabat tersebut mengaku ia sudah berusaha mencegah Kurumi Otake kembali. Namun korban memang dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab. Karena itu, ia tanpa ragu masuk ke dalam gedung.

Diketahui, toko tempat korban bekerja terletak di lantai 2. Sementara brankas ada di lantai 1. Ia tidak kembali sendirian, tetapi bersama seorang rekannya.

| Baca Juga: Pengguna Khawatirkan Keamanan Data, Benarkah Website iLovePDF Berbahaya?

Setelah lima menit Otake dan rekannya masuk, terjadi ledakan dahsyat yang meluluhlantakkan struktur gedung mall, termasuk bagian atap dan etalase sejumlah toko.

Keduanya tidak bisa lagi dihubungi dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (29/7/2026) di area depan toko mereka.

1 2

Tags: