Felicia Menuntaskan Mimpi Sebagai Juara The Icon Indonesia 2026
VIVIA MEDIA — Penyanyi asal Tangerang, Felicia Angelica, menutup perjalanan panjangnya di ajang The Icon Indonesia 2026 dengan gelar juara. Namun, bagi Felicia, kemenangan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan langkah pertama menuju industri musik Indonesia.
Ketika host Ananda Omesh mengumumkan dia sebagai pemenang, Felicia sempat terpaku. Senyum, air mata, dan rasa tak percaya bercampur menjadi satu.
Di bawah panggung di Studio 6 EMTEK City, Jakarta Barat, kedua orang tuanya saling berpelukan dengan mata yang berkaca-kaca. Setelah berbulan-bulan menyaksikan perjuangan putrinya, malam itu menjadi jawaban atas doa dan penantian panjang mereka.
“Terima kasih para pendukung aku di mana pun kalian berada. Pastinya ini bukan akhir tapi awal perjalanan aku. Terus dukung aku, semoga aku bisa terus berkarier dan memberkati orang lewat karya-karya aku,” kata Felicia.
| Baca Juga: Vedra dan Felicia Siap Debut, Finalis The Icon Indonesia Rilis Single Perdana
Felicia kini resmi membuka lembaran baru sebagai salah satu talenta muda yang siap bersaing di industri musik Tanah Air.
Konsisten Sejak Awal Kompetisi
Sejak pertama kali tampil, Felicia menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya memiliki kualitas vokal yang kuat, tetapi juga kemampuan membangun emosi dalam setiap lagu. Julukan Dynamic Queen yang disematkan kepadanya lahir dari kemampuannya menghadirkan karakter berbeda di setiap penampilan tanpa kehilangan identitas sebagai penyanyi.
Ia mampu berpindah dari lagu pop balada hingga lagu dengan teknik vokal yang kompleks. Bagi para juri, kelebihan Felicia bukan sekadar soal teknik, melainkan bagaimana ia mampu membuat setiap lagu terasa dekat dengan pendengarnya.
Konsistensi itu terus terlihat hingga babak Grand Final. Saat berduet dengan Afgan membawakan lagu 'Ku Dengannya Kau dengan Dia', Felicia kembali memperlihatkan kualitas yang membuatnya bertahan hingga dua besar.
| Baca Juga: Jangan Perjuangkan Cinta Sendiri, Pesan Anggis Devaki dalam Single 'Untuk Kau Hargai'
“Felicia punya magic. Dia memiliki karisma yang membuat setiap lirik yang dibawakan semakin masuk ke hati orang yang mendengarkan. Dia punya star quality,” puji Afgan.
Pujian tersebut bukan datang sekali. Ahmad Dhani bahkan mengaku sulit membayangkan Afgan mendapatkan pasangan duet lain yang sebaik Felicia. Sementara Isyana Sarasvati menilai karakter suara keduanya berpadu secara alami.
Namun, jika ada satu penampilan yang paling membekas pada malam Grand Final Result, kolaborasi Felicia bersama Dewa 19 menjadi salah satunya.
Membawakan lagu legendaris Pupus, Felicia tidak berusaha mengikuti versi aslinya. Ia justru menghadirkan interpretasi yang segar tanpa menghilangkan kekuatan lagu ciptaan Ahmad Dhani tersebut.
| Baca Juga: Bukan dari Aktivitas Super Junior, Heechul Dapat Gaji Lebih Besar dari Program TV Ini
Bagi Ahmad Dhani, karakter vokal Felicia memang memiliki warna yang sesuai dengan lagu itu.
“Ini seperti yang saya bayangkan. Ada old soul dari diri Felicia. Lagu ‘Pupus’ itu lagu old school. Sudah pasti cocok dengan Felicia, penyanyi old school tapi zaman sekarang,” kata Ahmad Dhani.
Felicia mengaku kesempatan menyanyikan lagu tersebut bersama penciptanya menjadi pengalaman yang sangat berharga.
“Makasih banget Pakde sudah izinkan aku bawain lagu ini yang sudah melegenda. Makasih banget Pakde juga sudah men-direct aku,” ujar Felicia.
| Baca Juga: Addie MS Siapkan Pertunjukan Spesial untuk Konser 35 Tahun Twilite Orchestra
Titi DJ bahkan menyebut penampilan tersebut sebagai ‘Pupus 2.0.’
“Kalau dilihat secara keseluruhan, penampilan itu tidak ada terlihat perbedaan umur. Dewa 19 walaupun sudah lama, saat tampil bersama jadi kelihatan muda mereka. Jadi Pupus 2.0. Waduh gila,” kata Titi DJ.
Isyana Sarasvati mengaku aransemen tersebut menjadi salah satu versi favoritnya sepanjang kompetisi.
“Ini jadi salah satu grand design favorit aku lagu ‘Pupus’. Suka banget versi ini. Itu memang kelebihan kamu, bisa makan semua lagu. Ikonik banget,” ujar Isyana.
| Baca Juga: Kecelakaan Sepeda Motor, Musisi Glen Hansard Meninggal
Sementara Andien melihat Felicia tampil tanpa beban meski berada di atas panggung bersama salah satu band terbesar di Indonesia.
“Aku rasa Baladewa tidak bakal kecewa. Kamu tidak terlihat terbebani, justru sangat menikmati penampilan," ujarnya.
Sebagai runner-up, Vedra Victoria juga tampil memikat pada malam Grand Final Result, termasuk saat berkolaborasi dengan Dewa 19 membawakan lagu Bukan Cinta Manusia Biasa.
Penampilannya mendapat apresiasi langsung dari Ahmad Dhani.
| Baca Juga: Kostum Mewah Zhao Lusi Hilang Setelah Konser di Macau, Polisi Turun Tangan
“Lagu ini sebenarnya bukan lagu yang terkenal. Lagu ini dikenal oleh Baladewa sebagai lagu yang tidak laku. Tapi dibawakan Vedra, kok bagus,” ujar Ahmad Dhani.
Sebelum pengumuman juara, Felicia dan Vedra juga sempat tampil bersama membawakan lagu Andaikan Kau Datang milik Koes Plus. Harmoni yang mereka tampilkan menjadi penutup indah dari persaingan dua finalis terbaik musim pertama The Icon Indonesia. (*)







