Pasien Meninggal Usai Curhat Tunggu 8 Jam di RS, Komentar Diduga Nakes Tuai Kecaman Netizen
Komentar lain datang dari akun @1**dika yang menulis: "Serangan jantung mas nek pingin cepet. IGD langsung Cathlab terus budal ICU."
Sementara akun @e*uda****adini juga menjadi sorotan usai menulis komentar yang dianggap menghina kondisi Yurizal. "PP-nya kayak orang have tapi aslinya haven't kah? Haven't some brain cells," tulis akun tersebut.
| Baca Juga: KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep Jawa Timur: 5 Tewas, 41 dalam Pencarian
Sejumlah warganet kemudian mengaitkan akun-akun tersebut dengan identitas tenaga kesehatan lulusan universitas terkemuka, bahkan salah satunya diduga penerima beasiswa LPDP.
Setelah kabar meninggalnya Yurizal viral, banyak pengguna media sosial menyampaikan rasa prihatin. Mereka menilai siapa pun, terlebih yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, seharusnya mengedepankan empati saat merespons keluhan pasien.
Salah satu teman Yurizal, Fadhilah Ayu Sukma Putri melalui akun Threads @dhilaskukk, mengungkapkan kesedihannya.
"Sedih baca ulang postingannya, lebih sedih lagi baca banyak komentar yang menghakimi. Mungkin saat itu dia cuma sedang lelah dan ingin meluapkan apa yang dirasakan."
| Baca Juga: Pilot Malaysia Ditangkap Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta, Selundupkan 26 Kg Ekstasi
Unggahan tersebut mendapat banyak dukungan dari warganet yang menilai pengalaman Yurizal menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang manusiawi dalam pelayanan kesehatan.
Hingga kini, kisah Yurizal Tri Chaerawan masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Publik tidak hanya mempertanyakan lamanya waktu tunggu pasien untuk memperoleh ruang perawatan, tetapi juga menyoroti etika bermedia sosial, khususnya bagi pihak yang diduga berasal dari kalangan tenaga kesehatan. (*)







