VIVIA MEDIA — Di tengah maraknya podcast artis di YouTube, Sheila On 7 tetap memilih radio sebagai wadah berbicara. Bukan tanpa alasan, mereka mengaku memiliki utang budi tersendiri pada salah satu media komunikasi tersebut.

Sebagai salah satu band legendaris Indonesia, Sheila On 7 dikenal berkat radio-radio yang memutar lagu-lagu mereka. Karena itulah, sebisa mungkin mereka muncul di sana alih-alih podcast YouTube.

“Radio itu kayak apa namanya ya, kita kaya anak-anak yang dibukakan pintu sama orangtuanya. Ya orangtuanya si radio ini ke dunia yang sangat luas,” kata Eross Candra, gitaris Sheila On 7, di Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).

| Baca Juga: Dua Idol K-Pop Hadir Langsung Beri Coaching Clinic di Born Star Indonesia

Salah satu momen yang Eross ingat adalah saat mereka merilis single ‘Kita’ sekitar 1990-an. Saat itu, tiba-tiba saja sebuah radio memutar lagu ‘Dan’ yang perilisannya belum diumumkan. Karenanya, lagu tersebut menjadi viral.

“Lalu ada salah satu radio yang inisiatif memutar lagu ‘Dan’, kemudian kalau bahasanya sekarang jadi viral, dan radio lain jadi ngikutin,” ungkapnya.

“Itu label kami waktu itu, Sony Music, sampai bingung, ‘Lho kami belum kasih mereka buat single kedua lho, tapi kok mereka sudah inisiatif?’” lanjutnya.

Bagi Eross pribadi, radio sangat berjasa dalam kariernya. Kalau bukan karena mereka, mungkin jalan hidupnya tidak akan seperti sekarang.

| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis

“Oh pasti, pasti (berutang budi). Mungkin kalau nggak radio saya jadi guru Taekwondo sekarang. Beneran itu, radio benar-benar cikal bakal kami di situ,” ucapnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan vokalis Sheila On 7, Akhdiyat Duta Modjo. Di tengah maraknya artis datang ke podcast artis lain, mereka lebih memilih radio.

Selain karena utang budi, berbicara di radio memberi rasa aman tersendiri karena siarannya diawasi langsung oleh KPI.

1 2

Tags: