Hobi Ekstrem dan Hilang Kontak

Sebagai ibu dari tiga anak laki-laki, kekhawatiran Rieke berlipat ganda, terutama terkait hobi anak-anaknya yang cukup berisiko. Si kembar diketahui memiliki minat yang berbeda, satu menekuni olahraga tinju (boxing) dan yang lainnya menyukai lari lintas alam (trail run).

Ada satu momen yang membuat Rieke merasa sangat terpukul hingga histeris ketika salah satu anaknya tidak bisa dihubungi saat sedang berada di luar rumah.

"Pasti (takut), gimana yang kembar itu sukanya yang satu suka boxing, yang satu sukanya trail run. Awal-awal itu sampai aku nangis-nangis histeris karena setengah 12 nggak bisa dikontak dan aku pikir dia lagi di gunung mana gitu di Bogor," cerita Rieke.

| Baca Juga: Kalina Ocktaranny Bongkar Alasan Pilu Relakan Hak Asuh Anak ke Deddy Corbuzier

"Paniklah apa segala macam, gimana nggak panik gitu. Aku teleponin semuanya, agak emosi gitu 'Kok nggak dijawab Ibu?', 'Ya namanya di gunung mana ada sinyal' gitu coba," tuturnya mengenang rasa panik yang mencekam saat itu.

Kini, Rieke menemukan cara baru untuk berkomunikasi dengan anak-anak remajanya yang sering kali cuek.

"Tapi sekarang aku punya 'pujian', kalau kemudian mereka nggak jawab telepon, aku voice note 'Tuh, Ambu udah lembut jangan gitu dong', langsung dijawab. Oh iya, sudah lebih cepat responnya," ujarnya sembari tersenyum.

Prinsip Parenting: Bebas Tapi Beretika

Namun, dari semua kejadian, ada satu momen yang diakui Rieke sebagai titik 'patah hati' terdalamnya. Hal itu terjadi saat anak-anaknya memberikan sebuah saran yang tak terduga bagi seorang ibu.

| Baca Juga: Lari 3 Kilometer Bareng Anak Disabilitas, Wulan Guritno Tersentuh

"Terus kata mereka berdua gini, suatu hari mereka berdua kira-kira mau naik kelas 6 itu, mendatangi saya dan mereka bilang: 'Ambu, kayaknya kami tuh sudah bisa sendiri. Jadi tolong, Ambu sebagai orang tua belajar mandiri tidur sendiri," kenang Rieke.

1 2 3

Tags: