| Baca Juga: Ungu Siap Gelar Konser 'Final Chapter', Rayakan 30 Tahun Berkarya

Selain sudah saling mengenal sejak kecil, punya pengalaman berakting, chemistry keduanya juga dinilai mampu menghadirkan cerita yang terasa alami di layar.

Bagi Kiesha, keterlibatan dalam proyek ini menjadi pengalaman yang telah lama dinantikan.

"Aku sempat bertanya kepada Ayah, apakah dipilih karena memang sudah layak atau hanya karena tidak ada pilihan lain. Ternyata jawabannya karena memang waktunya sudah tepat," ujar Kiesha sambil tersenyum.

Sementara Zara mengaku proyek ini terasa sangat personal karena melibatkan keluarga besar Ungu. "Buat aku ini bukan sekadar pekerjaan. Ini proyek keluarga. Karena itu aku ingin memberikan yang terbaik untuk Ayahku dan ayah-ayahku yang lain," tuturnya.

| Baca Juga: Kostum Mewah Zhao Lusi Hilang Setelah Konser di Macau, Polisi Turun Tangan

Keistimewaan video musik "Utara Selatan" tidak berhenti di situ. Produksi video ini juga melibatkan lebih dari 400 Cliquers, sebutan bagi para penggemar setia Ungu, sebagai pemeran tambahan.

Kehadiran ratusan penggemar tersebut menjadikan video musik ini sebagai salah satu produksi terbesar yang pernah dibuat UNGU sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan antara band dan para penggemarnya selama 30 tahun.

Menariknya, video musik ditutup dengan tulisan "To Be Continued", yang menjadi petunjuk bahwa kisah 'Utara Selatan' masih akan berlanjut menuju proyek berikutnya.

Perjalanan 'Utara Selatan' akan bermuara pada konser akbar bertajuk "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026.

| Baca Juga: Kurang Peminat, Konser Isyana Sarasvati di Kuala Lumpur Batal Digelar

Konser tersebut dipersiapkan sebagai perayaan terbesar sepanjang perjalanan UNGU dengan menghadirkan konsep panggung megah, perjalanan musikal selama tiga dekade, serta berbagai kolaborasi spesial.

1 2 3 4

Tags: