Ivan Gunawan Sulap Batik Madura Jadi Instalasi Seni di Nusanova 2.0 Sekar Jagat
"Saya hadir di industri fashion dari 25 tahun lalu dengan minim inspirasi. Semuanya harus saya cari sendiri. Untuk mendapatkan fashion installation di Indonesia juga cukup sulit," tambahnya.
Tidak hanya memamerkan koleksi busana, Nusanova 2.0 juga menghadirkan berbagai instalasi yang menggambarkan perjalanan kreatif Ivan Gunawan.
| Baca Juga: Cerita Nicholas Saputra Terlibat Dalam Kerumitan Desain Kreatif Perhiasan Batu Mulia
Memasuki area pameran, pengunjung disambut deretan foto hitam putih yang memperlihatkan aktivitas Ivan saat mendesain hingga melakukan proses fitting bersama klien.
Di area berikutnya terdapat instalasi pola busana karya Slamet, pembuat pola yang telah bekerja sama dengan Ivan selama 15 tahun.
Berbeda dari kebiasaan industri mode yang jarang menampilkan sosok di balik layar, Ivan justru ingin memberikan apresiasi kepada timnya.
"Di pameran ini saya tidak sendirian. Saya berkolaborasi dengan orang-orang hebat di bidangnya masing-masing. Saya ingin memperkenalkan tukang pola saya, Pak Slamet," ungkap Ivan.
| Baca Juga: Samuel Wattimena - Rima Ananda Garap Kostum Pementasan 'Rumah Sakit Jiwa'
Salah satu sudut paling menarik adalah instalasi Pohon Nangger karya Intan Anggita Pratiwie yang dibuat dari sisa-sisa kain koleksi Ivan Gunawan.
Menurut Intan, pohon tersebut melambangkan harapan, pertumbuhan, serta dampak positif yang diberikan Ivan kepada orang-orang di sekitarnya.
Selain itu, pengunjung juga dapat melihat sketsa desain, buku inspirasi, lukisan wajah Ivan Gunawan, foto editorial karya Rio Motret, hingga koleksi tas dan sepatu hasil kolaborasi bersama Bagteria.
Pameran ini turut mendapat apresiasi dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Ia menilai para desainer memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi budaya sehingga mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus memperkuat citra Indonesia di mata dunia.







