Mengenal Lindsey Buckingham: Eks Gitaris Fleetwood Mac yang Hadapi Penguntit di Usia Senja
VIVIA MEDIA — Nama eks gitaris band rock legendaris Fleetwood Mac, Lindsey Buckingham kembali menjadi perbincangan karena kehidupan asmara dan dan kasus penguntitan yang dialaminya.
Pria berusia 76 tahun itu tengah terlibat kasus hukum dengan seorang wanita bernama Michelle Dick (55) yang didakwa melakukan penguntitan dan penyerangan terhadapnya.
Wanita tersebut mengeklaim bahwa Lindsey adalah ayah kandungnya yang menyiksanya sewaktu kecil.
Ia bahkan pernah menyiramkan zat yang tidak diketahui pasti kandungannya ke si musisi pada Maret 2026. Ia juga pernah merusak mobil Mercedes-Benz milik pria itu.
| Baca Juga: Tolak Daftarkan Karya Musik, Kenapa BTS Boikot Grammy Awards 2027?
Namun majelis hakim menilai, terdakwa tidak layak diadili karena kapasitas mentalnya yang tidak cukup stabil untuk menjalani proses persidangan.
Pengadilan belum menjatuhkan hukuman apa pun. Jika nantinya terdakwa diarahkan untuk menjalani program pemulihan mental dan berhasil menyelesaikannya, maka seluruh dakwaan yang menjeratnya dapat dibatalkan.
Di sisi lain, Lindsey Buckingham belum lama ini mengaku telah memperbaiki hubungannya dengan para anggota Fleetwood Mac. Termasuk vokalis band yang sekaligus mantan kekasihnya, Stevie Nicks.
Fleetwood Mac memang dikenal sebagai salah satu band yang anggotanya punya hubungan rumit dan berantakan.
| Baca Juga: Felicia Menuntaskan Mimpi Sebagai Juara The Icon Indonesia 2026
Sementara itu, Lindsey Buckingham merupakan salah seorang anggota band yang paling populer dan berpengaruh. Lantas, bagaiman perjalanan karirnya?
Siapa Lindsey Buckingham
Pria pemilik nama lengkap Lindsey Adams Buckingham itu lahir pada 3 Oktober 1949 di Palo Alto, California.
Menariknya, ia mengembangkan bakat bermain gitar secara otodidak. Ia dikenal dengan ciri khas memetik gitar langsung menggunakan jari tanpa plectrum alias fingerstyle.
Awal karir Lindsey sebagai gitaris dimulai saat berusia 15 tahun. Ia membentuk band bersama teman-teman dan Stevie Nicks yang kala itu masih menjadi kekasihnya.
| Baca Juga: Kostum Mewah Zhao Lusi Hilang Setelah Konser di Macau, Polisi Turun Tangan
Setelah band bubar, ia dan Stevie merilis album duet Buckingham Nicks (1973). Keduanya kemudian bergabung dengan Fleetwood Mac pada 1975.
Kehadiran keduanya menandai era baru sekaligus mendorong popularitas band semakin melejit.
Lagu-lagu ciptaan Lindsey, seperti 'Go On Your Way', 'Never Going Back Again', dan 'Second Hand News' di album 'Rumours' menjadi fenomena global. Album itu sendiri terjual lebih dari 40 juta copies.
Sementara karir solo Lindsey Buckingham dimulai pada 1981 lewat perilisan album 'Law and Order'.
| Baca Juga: Ariana Grande Gugat Peretas, Puluhan Lagu yang Belum Dirilis Bocor ke Dark Web
Pria itu sempat keluar dari Fleetwood Mac pada 1987. Namun kembali bergabung pada 1997 untuk konser MTV The Dance.
Lindsey akhirnya dipecat pada 2018 akibat perselisihan internal, terutama perselisihan dengan Stevie Nicks. Hingga sekarang, ia aktif sebagai musisi solo. (*)







