Titi Kamal Ungkap Tantangan Main Film Adaptasi Horor Thailand 'Perumahan Laddaland'
VIVIA MEDIA — Aktris Titi Kamal kembali menjajal genre horor lewat film terbaru, 'Perumahan Laddaland'. Namun, kali ini ia menghadapi tantangan berbeda karena karya tersebut merupakan adaptasi dari film horor Thailand populer, 'Ladda Land'.
Bagi Titi, keterlibatannya dalam film garapan sutradara Awi Suryadi itu memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan proyek horor sebelumnya.
Ia menyebut, 'Perumahan Laddaland' tidak hanya mengandalkan kejutan mendadak, tetapi lebih menekankan suasana mencekam yang perlahan membangun ketegangan.
Titi juga mengungkap bahwa film itu mengusung konsep psychological thriller dan psychological horror yang membuat proses pendalaman karakter menjadi tantangan tersendiri.
| Baca Juga: Film 'Perumahan Laddaland', Kala Rumah Impian Jadi Sumber Teror dan Drama Keluarga Titi Kamal
"Ini beda dari yang sebelum-sebelumnya karena ini kan psychological thriller dan psychological horror ya," ujarnya saat ditemui di gala premiere 'Perumahan Laddaland' di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).
Menurut pemeran Melisa tersebut, kekuatan film itu terletak pada atmosfer yang dibangun sejak awal cerita hingga akhir.
Ia menilai, penonton akan diajak merasakan tekanan yang dialami para karakter meski tidak selalu disuguhkan adegan mengejutkan.
"Jadi jauh lebih berbeda karena ini tuh benar-benar ada mencekamnya juga, walaupun lagi nggak ada jump scare," ungkapnya.
Selain tantangan dari sisi cerita, Titi Kamal juga harus membangun chemistry dengan Andri Mashadi yang berperan sebagai Tomy. Keduanya memerankan pasangan suami istri yang harus menghadapi berbagai kejadian misterius setelah pindah ke sebuah perumahan impian.
| Baca Juga: Ngefans Sama Film Originalnya, Alasan Titi Kamal Ikut Terlibat di 'Perumahan Laddaland'
Titi membeberkan, hubungan keluarga menjadi salah satu elemen penting dalam film terbarunya. Di balik teror yang hadir, Perumahan Laddaland tetap membawa cerita tentang keluarga dan pilihan hidup yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Apapun yang terjadi, keluarga tetap nomor satu. Kita kembali ke keluarga, setelah capek kerja dan semuanya, begitu bertemu keluarga itu adalah yang terpenting untuk kita," tutur Titi.
Sebagai film adaptasi, 'Perumahan Laddaland' juga tidak lepas dari perhatian penggemar versi Thailand. Namun, Andri Mashadi memastikan film versi Indonesia telah melalui proses pengembangan kreatif dengan sentuhan berbeda.
Menurut Andri, naskah yang ditulis ulang oleh Lele Laila bersama arahan Awi Suryadi membuat film itu bukan sekadar menyalin versi aslinya.
| Baca Juga: Yuni Jasmine ‘Barbie Dagu Lancip’ Debut Layar Lebar di Film ‘Pemikat Jiwa’
"Ini naskah adaptasi remake yang sudah ditulis ulang dan dieksekusi secara kreatif," kata Andri.
Film 'Perumahan Laddaland' mengisahkan tentang sebuah keluarga yang pindah ke kawasan perumahan baru demi mendapatkan kehidupan lebih baik. Namun, harapan tersebut berubah setelah berbagai kejadian misterius mulai menghantui mereka.
Karya layar lebar yang dibintangi Titi Kamal, Andri Mashadi, Anantya Kirana, Sarah Tumiwa, dan Azis Doa Ibu itu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. (*)







