VIVIA MEDIA — Kabar perseteruan pemeran drama ChinaLove in the Shell’, Yu Shuxin alias Esther Yu dan Hou Minghao, akhirnya ditepis oleh rumah produksi Sina Entertainment. Mereka membantah produksi dihentikan karena ada pergantian aktor.

Isu bermula karena Esther Yu dan Hou Minghao tidak menghadiri upacara pembukaan syuting pada 30 Juni lalu. Mereka justru menggelar acara dukungan penggemar secara terpisah.

Upacara pembukaan syuting sudah menjadi hal wajib di proses penggarapan sebuah drama China. Tidak hanya untuk memamerkan chemistry, tapi juga untuk menunjukkan dukungan terhadap seluruh penggemar yang telah menantikannya.

| Baca Juga: Kompak Bantah Isu Pacaran, Liu Xiening dan He Yu Ngaku Single

Ketidakhadiran Esther dan Minghao pun menciptakan suasana tidak kondusif di antara penggemar dan netizen. Ketegangan semakin diperparah karena muncul isu pemboikotan.

Tak lama setelahnya, sebuah akun anonim memberi bocoran bahwa syuting drama ‘Love in the Shell’ akan dihentikan pada 10 Agustus mendatang. Penyebabnya ketidakcocokan tim pemeran utama.

Akun anonim itu juga menyebut tim produksi sedang mendiskusikan kemungkinan adanya pergantian pemeran pria.

Hal tersebut membuat sejumlah netizen khawatir, mengingat proses syuting sudah berjalan selama sebulan. Namun ada pula yang tetap berkepala dingin dan menyebut rumah produksi tidak mungkin asal mengganti pemeran dan mengeluarkan biaya lain.

Sina Entertainment akhirnya buka suara. Mereka menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.

| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis

Menanggapi hal tersebut, pihak Sina Entertainment menghubungi orang dalam terkait secara eksklusif. Pihak mereka menegaskan bahwa ‘Kabar penghentian syuting ‘Love in the Shell’ tidak benar (hoaks)’,” begitu yang tertulis dalam pernyataan resmi, Jumat (7/8/2026).

Pernyataan mengenai isu pembatalan drama ‘Love in the Shell’ (Foto: Dok. Weibo)

Kabar tersebut disambut gembira oleh netizen. Mereka pun meminta agar orang-orang berhenti membuat berita bohong.

1 2

Tags: