Monica Steffi, Model Surabaya yang Mulai Asyik Menjajal Dunia Akting
Menurut Steffi, salah satu hal yang membedakan pengalaman kali ini adalah format produksi. Dalam proyek akting terbarunya ini, ia terlibat dalam proyek dengan format vertikal yang memiliki karakteristik tersendiri dalam proses syutingnya.
“Ini syuting kedua kalinya. Sebelumnya saya pernah ikut pembuatan juga. Perbedaannya mungkin di formatnya. Kalau vertikal kan lebih komplit, kalau yang sekarang suasana syutingnya kurang lebih sama,” jelasnya.
| Baca Juga: Vedra dan Felicia Siap Debut, Finalis The Icon Indonesia Rilis Single Perdana
Meski begitu, ia merasa setiap proyek memberikan pengalaman baru yang membuatnya semakin memahami bagaimana bekerja di industri entertainment.
Ketertarikan Monica Steffi terhadap dunia akting sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun, ia memilih memulai perjalanan di industri hiburan melalui modeling.
Steffi telah mengikuti berbagai ajang fashion show, baik di Indonesia maupun luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Jogja Fashion Parade 2025, Surabaya Fashion Parade 2025, Bali Fashion Tendance 2025, Jogja Fashion Parade 2026, Muslim Fashion Runway 2026, Thailand Fashion Week 2026, hingga Bali Fashion Parade 2026.
Pengalamannya sebagai model juga dilengkapi sejumlah prestasi. Steffi pernah menjadi bagian dari Face of Asia Teen Category 2025 dalam kompetisi di Korea, Face of Indonesia Teen Category 2025, meraih gelar Juara SIFF Icon 2025, serta menjadi 1st Runner Up Indonesian Kids of the Year 2024.
| Baca Juga: Awalnya Bercanda, Unit Girls' Generation 'HyoRiSoo' Bakal Rilis Single Debut Tahun Ini
Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Monica Steffi untuk mengenal lebih jauh dunia entertainment sebelum akhirnya mencoba peruntungan di bidang akting.
“Kalau bisa saya mau seimbangkan dua-duanya. Saya pribadi suka dalam bidang model, akting juga saya suka. Jadi kalau bisa dua-duanya,” kata Steffi.

Untuk meningkatkan kemampuan aktingnya, Steffi tidak hanya mengandalkan pengalaman di lokasi syuting. Ia juga memanfaatkan media sosial sebagai salah satu sumber belajar.
Berbagai video akting yang beredar di TikTok menjadi referensinya untuk mempelajari ekspresi, cara menyampaikan dialog, hingga bagaimana seorang aktor menyampaikan pesan dalam sebuah cerita.







