VIVIA MEDIA — Bermain game kerap dianggap sebagai aktivitas yang membuat anak asyik sendiri di depan layar. Namun, ketika dimainkan bersama, game justru bisa menjadi alasan keluarga berkumpul, berkomunikasi, dan berbagi pengalaman.

Hal itu disampaikan Juro Takeuchi, Executive Officer Nintendo sekaligus Senior General Manager Marketing Division serta Asia & Oceania Business Division, dalam Nintendo Business Conference in Indonesia di The Register Jakarta, Selasa (11/8/2026).

“Kami percaya bahwa Nintendo Switch memiliki portofolio game yang sangat cocok bagi masyarakat Indonesia, yang begitu menghargai kebersamaan dengan keluarga dan teman-teman,” ujarnya.

Ketika orang tua ikut bermain, relasi mereka dengan anak bisa berubah. Anak yang biasanya menerima arahan justru bisa menjadi pihak yang mengajari orang tuanya.

| Baca Juga: Kenalkan Seni Kepada Anak Sebagai Passion, Bukan Paksaan

Bagi Takeuchi, permainan adalah pengalaman yang bisa dinikmati kapan saja, di mana saja bersama orang lain. "Game bukan sekadar aktivitas individual," lanjut dia.

Kebersamaan semacam itu membuka ruang interaksi yang tidak terlalu formal. Orang tua bisa mengenal apa yang disukai anak, sementara anak belajar menghadapi kemenangan, kekalahan, dan kerja sama tim.

Namun, manfaat ini tidak muncul otomatis. Proses pendampingan dan pemilihan game tetap jadi kunci. Orang tua perlu tahu apa yang dimainkan anak, bukan sekadar berapa lama mereka bermain.

Pemilihan game pun sebaiknya disesuaikan dengan usia. Untuk anak kecil, game dengan aturan sederhana jadi titik awal yang baik.

| Baca Juga: HYROX Jadi Tren Baru, Saat Olahraga Berubah Menjadi Gaya Hidup dan Ajang Eksistensi

Seiring bertambahnya usia, cerita dan tantangan bisa makin kompleks. Orang tua disarankan memperhatikan peringkat usia, unsur kekerasan, interaksi daring, hingga fitur pembelian dalam game, bukan sekadar mengikuti karakter favorit anak.

Soal keterlibatan orang tua ini, Takeuchi turut memperkenalkan game berbasis gerakan tubuh yang mencakup olahraga seperti tenis, voli, dan basket.

1 2 3

Tags: