Pilihan jaringan sendiri berarti ada sayatan tambahan dan kelemahan sementara di area donor, serta butuh waktu untuk “menyatu” dengan tubuh sehingga pemulihan penuh bisa memakan waktu hingga sembilan bulan atau lebih untuk kembali kompetitif.

Artificial ligament, sebagai implan, tidak memerlukan proses inkorporasi jaringan hidup sehingga latihan fisik bisa dimulai lebih cepat, dengan sebagian pasien bahkan bisa kembali bertanding dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Pemilihan antara jaringan tubuh sendiri dan artificial ligament harus didiskusikan dengan pasien, dengan melihat kondisi jaringan, aktivitas, dan target yang ingin dicapai,” kata dr. Christian, yang juga menekankan bahwa artificial ligament tetap memiliki risiko seperti reaksi alergi terhadap implan meski jarang terjadi.

| Baca Juga: Berat Badan Shabrina Leanor Turun Lewat Bariatrik, Ungkap Alasan di Balik Keputusan

Karena pemulihan ACL bisa berlangsung berbulan-bulan, pencegahan tetap jadi langkah penting: memperkuat otot kaki dan core lewat latihan seperti squat, lunges, atau glute bridge, memperbaiki teknik mendarat dan berhenti, serta rutin melakukan pemanasan dinamis dan memakai perlengkapan olahraga yang sesuai.

Yang terpenting, lutut yang terus-menerus terasa goyah pasca-cedera jangan dianggap sepele, karena berisiko meningkatkan kerusakan sendi dan osteoartritis dalam jangka panjang.

“Cedera ACL bisa ditangani dan pasien dapat kembali berolahraga, bahkan kembali kompetitif. Yang penting adalah memilih penanganan yang tepat dan menjalani rehabilitasi dengan baik,” tandas dr. Christian. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: