"Kuncinya setan ya. Setan yang dulu hidupnya kesepian, jadi aku kayak ngarang sendiri di kepala bikin cerita sendiri; oke dulu dia hidupnya kayak gini, dia nggak punya ayah, nggak punya mama, tinggal sendiri di kosan. Nah itu pendalaman karakter lebih ke kayak gitu," jelasnya.

Terapkan Sistem Bootcamp Terpisah

Proses syuting film ini memakan waktu total 28 hari (25 hari utama ditambah 3 hari tambahan). Dalam kurun waktu tersebut, Reza menerapkan metode khusus dalam membangun chemistry antar pemain melalui sistem bootcamp yang terpisah-pisah untuk menjaga dinamika kelompok.

| Baca Juga: Zoe Levana Pernah Jadi Korban Perundungan Semasa Sekolah di Surabaya

"Bootcamp tuh aku pisah-pisahin. Aku sama Geng Kusut beda. Aku sama Trio Bordat beda. Di samping itu, dalam penulisan skrip itu aku bener-bener gimana sebisa mungkin semuanya tuh tidak sama rata tapi adil," tegasnya mengenai keadilan porsi peran bagi para pemain.

Namun, ada cerita unik saat proses penyutradaraan. Reza blak-blakan menyebut Tepe (Teguh Prakoso) sebagai pemain yang paling sulit diarahkan. Alasannya pun terbilang unik dan teknis, masalah kedipan mata.

"Yang paling sulit didirect adalah Tepe. Aku nggak akan spoiler. Tapi alasan pertamanya adalah karena dia kedip terus. Kita ngulang belasan kali cuma buat nungguin dia kapan berhenti ngedip kalau ngomong. And it's true. Pe, bisa lu nggak berhenti ngedip?," ungkap Reza disambut tawa.

Bagi Reza Arap, Harusnya Horror bukan sekadar proyek sampingan, melainkan tonggak penting dalam perjalanan kariernya di industri hiburan tanah air. Walaupun ia belum merasa sepenuhnya puas, ia memandang ini sebagai lompatan besar.

| Baca Juga: Perankan Ibu-Anak, Anggun C Sasmi dan Agnez Mo Curi Perhatian di 'Reacher' Season 4

"Project ini menurut gue next level sih. Apakah ini jadi salah satu karya terbaik? Belum. Belum puas. Pasti akan ada project selanjutnya, pasti," tutup Reza Arap.

Harusnya Horror mengisahkan tentang sekelompok konten kreator yang terjebak dalam krisis finansial. Di tengah keputusasaan, mereka bertemu dengan sosok hantu yang jauh dari kesan menyeramkan.

Pertemuan unik ini justru melahirkan ide gila: mereka bekerja sama menciptakan konten horor agar viral. Di sisi lain, para konten kreator ini juga berusaha membantu sang hantu mencapai impian terakhirnya, yaitu menjadi sosok yang ditakuti seperti hantu pada umumnya.

1 2 3 4

Tags: