Merek Hyde Lane yang telah dibangun dengan cermat selama seperempat abad terakhir kini menghadapi krisis eksistensial,” demikian isi gugatan seperti yang dikutip dari BBC pada Kamis (20/8/2026).

Di sisi lain, Netflix telah mendaftarkan 'KPop Demon Hunters' sebagai merek dagang untuk sejumlah kategori merchandise, sementara beberapa permohonan lainnya masih diproses.

| Baca Juga: Lebih dari Sekadar Pertunjukan, Andrea Bocelli Bakal Tampil di Borobudur Rayakan Tiga Dekade

Kenapa 'KPop Demon Hunters' Populer?

Perlu diketahui, 'KPop Demon Hunters' memang bukan proyek Netflix biasa. Film animasi yang dirilis pada 2025 itu mengisahkan tentang HUNTRIX, grup K-pop perempuan yang diam-diam membasmi iblis.

Film tersebut kemudian menjadi film orisinal Netflix yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah platform mereka. Popularitasnya ikut didorong oleh soundtrack seperti 'Golden' dan 'Takedown' yang sukses menembus pasar musik global.

Bahkan, KPop Demon Hunters membawa pulang penghargaan Best Animated Feature dan Best Original Song untuk “Golden” di Oscar 2026.

Netflix dan AEG Presents hingga kini belum memberikan komentar resmi mengenai gugatan tersebut. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: