Menurut Devano, keterlibatan lagu tersebut membuat pengalaman bermain di film ini terasa semakin personal. Terlebih, lagu itu mendapat respons positif dan menjadi salah satu lagu miliknya yang paling banyak diputar di Spotify.

“Karena ‘Surat Hati’ ini adalah lagu yang ternyata menjadi streaming yang paling banyak di Spotify. Jadi bersyukur banget, ternyata setelah kami syuting, kami juga menonton, ternyata lagu ini sangat relate dan juga sangat menyentuh di filmnya,” ungkapnya.

| Baca Juga: 'Operasi Pesta Copet' jadi Film Bujet Terbesar Imajinari, Simak Detailnya dari Ernest Prakasa

Kedekatan emosional Devano dengan cerita Rumah Singgah juga semakin kuat karena kisah para penghuni rumah singgah mengingatkannya pada keponakannya yang telah meninggal akibat kanker.

Ia pun memaknai keterlibatannya dalam film tersebut sebagai bentuk penghormatan untuk sang keponakan.

“Aku jadikan surat cinta untuk almarhumah,” ujar Devano.

Untuk membangun karakter secara lebih mendalam, Devano bersama pemain lainnya tidak hanya melakukan riset mandiri. Mereka juga menjalani pembacaan naskah dan workshop secara intensif.

| Baca Juga: Debut Garap Film Horor 'Paket Santet, Dinna Jasanti Konsultasi dengan Dukun Asli

Para pemain bahkan mengunjungi rumah singgah sungguhan untuk melihat secara langsung kehidupan anak-anak penyintas kanker serta para pengasuh atau caregiver yang mendampingi mereka.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun nuansa cerita agar tidak terasa dibuat-buat. Kedekatan dengan realitas kehidupan pasien dan keluarga mereka membuat para pemain lebih memahami emosi yang harus disampaikan.

Rumah Singgah berpusat pada Karla yang diperankan Adhisty Zara, seorang atlet lari muda berbakat yang harus menerima kenyataan bahwa dirinya mengidap osteosarkoma, salah satu jenis kanker tulang yang ganas.

Kehidupan Karla berubah setelah diagnosis tersebut. Ia kemudian menjalani perawatan dan tinggal di sebuah rumah singgah yang dipimpin Bu Andin, diperankan Dewi Irawan.

1 2 3

Tags: